Simpatisan Dedi Mulyadi Tak Percaya Surat Pengusungan RK Resmi Dikeluarkan Golkar

0
106

CIANJUR, patas.id – Munculnya surat rekomendasi DPP Partai Golkar pendukungan Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat menuai tanda tanya. Surat yang pertama kali ramai di media sosial itu dipertanyakan keabsahannya karena tanpa nomor dan tanggal serta tidak dicap resmi.

Arba Ramada, salah seorang simpatisan Dedi Mulyadi, mengaku tidak percaya surat yang keluar itu resmi dikeluarkan DPP. Menurut dia, surat itu beredar luas melalui media sosial dan pesan instan dalam bentuk foto yang seragam.

“Kami tidak percaya itu surat resmi. Itu hoax untuk melemahkan posisi Kang Dedi. Masa surat rekomendasi bentuknya seperti itu.”

Demikian juga Wawan (32 tahun), simpatisan Dedi Mulyadi lainnya yang mengaku tetap akan mendukung Kang Dedi meskipun sudah beredar surat rekomendasi kepada calon lain. Dia sengaja mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur untuk meyakinkan soal surat yang beredar tersebut.

“Kami tetap punya keyakinan Golkar akan mengusung Kang Dedi. Soal surat yang beredar itu kami tidak percaya.” 

Berdasarkan pantauan, suasana Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur Jalan Siliwangi No 28 Cianjur tampak ramai. Kader dan simpatisan Dedi Mulyadi ramai-ramai berdatangan untuk mempertanyakan kebenaran surat pengusungan tersebut.

Sementara itu dilansir Kompas, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya tidak pernah menerima surat pengusungan tersebut. Ia mengaku bisa mengklarifikasi hal itu sebelum ada pernyataan resmi dari pihak partai.

“Faktanya saya belum menerima apapun termasuk suratnya jadi saya tidak bisa mengkonfirmasi kebenarannya. Beda halnya dengan Nasdem ada di lemari saya suratnya, ada dari PKB juga.” 

Di Kantor DPP Golkar di Jakarta, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham juga telah membantah adanya surat dari DPP Golkar terkait pencalonan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

“Itu surat bodong, enggak mungkin kita keluarkan surat tanpa stempel, tanpa nomor, tanpa tanggal.”

Lebih jauh, Idrus mengatakan bahwa hingga saat ini Golkar belum secara resmi memutuskan siapa Calon Gubernur yang akan diusung partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Sampai hari ini Partai Golkar belum memutuskan secara resmi pasangan calon yang akan diusung di Pilkada Jawa Barat, dan itu menjadi kewenangan tim pemenangan pemilu DPP Golkar,” lanjutnya. (isl)

Comments

comments