Sopir Diduga Mabuk, Mobil Elf Terjun ke Jurang

0
231

CIANJUR, patas.id – Sebuah angkutan elf bernopol F 7780 WB jurusan Cianjur-Cijati terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di Jalan Raya Cibeber Cibeber-Campaka, Desa Salagedang Kecamatan Cibeber, Minggu (17 September 2017) sore sekitar pikul 17.00 WIB.

Diduga ‎sopir yang membawa tujuh orang penumpang tersebut mabuk, sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya. Akibat kejadian tersebut, para penumpang luka-luka, bahkan salah satunya harus dibawa ke rumah sakit lantaran luka berat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika mobil elf tersebut melaju dari Campaka menuju Cibeber. Saat melalui tikungan, sopir yang masih belum diketahui identitasnya tersebut mencoba menyalip dua sepeda motor di depannya.

Namun usaha tersebut gagal lantaran sepeda motor berada di tengah, sehingga mobil tersebut ke luar jalur dan menabrak batu di batas jalan kemudian masuk ke jurang. Beruntung mobil hanya masuk sedalam 30 meter lantaran masih tertahan oleh pohon.

“‎Ada dua sepeda motor di depan, bawanya sambil ugal-ugalan, jadinya ketika mau nyalip malah hilang kendali,” ujar Oman bin Abin (43 tahun), salah seorang penumpang elf yang berhasil diwawancarai patas.id.

Menurutnya, sopir elf tersebut sejak awal sudah ngebut, penumpang pun sempat mengingatkan untuk menurunkan kecepatan demi keselamatan, namun tak digubris. Oman menduga sang sopir dalam keadaan mabuk saat berkendara, sebab laju mobil tidak teratur. Hal itu juga yang diyakini mengakibatkan kecelakaan.

“Alasannya rem blong, tapi saya tahu gimana kalau rem blong? Sopirnya pasti mabuk, kelihatan mana yang normal mana yang tidak. Tapi dari awal sudah diperingatkan, malah tidak didengar.” 

Menurutnya, dari tujuh penumpang, enam di antaranya dirawat di Puskesmas karena mengalami luka ringan, sementara salah seorang penumpang bernama Ade (45 yahun) harus menjalani penanganan serius karena rahang yang patah.

“Kalau si Ibu Ade dibawa ke rumah sakit, giginya copot dan rahangnya patah.” 

‎Badan elf baru bisa dievakuasi sekitar pukul 18.00 WIB. Polisi pun masih melakukan penelusuran di lapangan. (isl)

Comments

comments