Ade Barkah: Jawa Barat Ini Politiknya Cair

0
150

CIANJUR, patas.id – Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Ade Barkah Surahman, mengatakan pihaknya lebih intens melakukan komunikasi dengan DPD PDI Perjuangan dan DPD Partai Hanura Provinsi Jawa Barat untuk menghadapi Pilgub Jabar 2018. Komunikasi tersebut dibangun untuk membangun rencana langkah koalisi, dan beberapa daerah kabupaten kota di Jawa Barat mulai mengikuti arah koalisi yang dibangun di tingkat DPD tersebut.

“Kami sudah melakukan langkah koalisi dengan PDIP dan Hanura baik di tingkat pilkada serentak maupun di pilgub mendatang,” ujarnya kepada wartawan, setelah mengikuti trail adventure Dedi Mulyadi, di Kecamatan Sukanagara, Minggu (17 September 2017).

Ade menyebut tim yang intens berkomunikasi saat ini akrab dipanggil Tim Lima. Beberapa daerah yang sudah mengikuti arahan dari tim lima di antaranya, Ciamis, Banjar, Sumedang, Subang, dan Sukabumi.

“Setiap minggu kami bertemu dan selalu ada progres dari setiap pertemuan. Tidak menutup kemungkinan ada partai lain.”

Ade mengaku saat membangun rencana koalisi tersebut, ada beberapa nama yang dimunculkan oleh partai lain untuk mendampingi Dedi Mulyadi yang sebelumnya diusung oleh DPD melalui hasil Rapimda dan menjadi Calon Gubernur dari Partai Golkar.

“Nama yang diusung oleh PDIP seperti Sutrisno Bupati Majalengka dan Abdy Yuhana Sekjen PDIP. Kami hargai pendapat mereka dan terus membahasnya dalam pertemuan yang rutin kami gelar setiap hari Rabu.” 

Menurut Ade, komunikasi yang intens terus dibangun untuk mengikuti dinamika politik yang terus berubah. Dan sebagai imbas dari dinamika politik yang terjadi saat ini, kemungkinan apapun masih bisa terjadi sampai nanti tanggal 8 Januari saat pendaftaran calon.

“Kami berencana berkoalisi dengan beberapa partai politik, tidak menutup kemungkinan dengan partai lain juga nanti pada akhirnya kami akan berkoalisi. Karena semua masih terbuka, Jabar ini politiknya cair.” 

Cair yang dimaksud, lanjut Ade, lebih kepada tata cara berpolitik di mana sebagian sudah ada yang berdeklarasi dan sebagian menunggu momen yang tepat untuk berkoalisi. “Semua saling menghargai, kami yakin nanti ada saat yang tepat untuk kami berkoalisi dan berdeklarasi,” katanya.

Sementara itu, sosialisasi Calon Gubernur Dedi Mulyadi terus dilakukan setiap harinya. Kegiatannya, kata Ade bisa dengan berbagai macam cara seperti berolahraga trail adventure menyusuri kampung kampung terpencil.

“Tiada hari tanpa bertemu dengan masyarakat. Kami sangat yakin bisa mendulang suara di Cianjur. Tadi saya berhenti di sebuah warung di gunung tadi ternyata ada kalender Dedi Mulyadi di rumahnya.” 

Ade mengatakan kebiasaan yang dilakukan Dedi Mulyadi tak hanya dilakukan sebagai Calon Gubernur saja, namun dilakukan sebagai ketua DPD Golkar yang turut mempunyai rasa tanggung jawab kepada masyarakat Jawa Barat. “Bertemu dengan warga terus dilakukan tiada hari tanpa bertemu dengan masyarakat, saat ini silatutahmi menyapa warga terus dilakukan,” ujarnya.

Silaturahmi tersebut dibagi ke beberapa daerah. Saking padatnya jadwal, beberapa daerah hanya diwakili pengurus DPD. “Seperti hari ini, saking banyaknya agenda, jadi saya ditugaskan untuk hadir di Sukanagara ini,” ucap dia. (isl)

Comments

comments