Sukses Tekan AKI, Puskesmas Naringgul Jalani Penilaian Nasional

0
148

CIANJUR, patas.id – Puskesmas Naringgul tengah menjalani penilaian tingkat nasional untuk kategori puskesmas di daerah terpencil dengan pelayanan terbaik, menyusul keberhasilan Puskesmas tersebut menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, ‎Tresna Gumilar, mengatakan bahwa penilaian Puskesmas yang benar-benar jauh dari pusat kota tersebut langsung dilakukan oleh tingkat nasional, setelah Cianjur masuk tiga besar.

“Cianjur dengan Puskesmas Naringgul-nya sudah menjadi juara pertama di tingkat Provinsi Jawa Barat. Sekarang masuk penilaian nasional, dan sudah tiga besar,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (13 September 2017).

‎Menurut Tresna, Puskesmas yang berjarak lebih kurang 150 kilometer dari pusat kota dengan jarak tempuh lebih dari lima jam tersebut melayani 11 desa dengan 46 ribu penduduk.

Namun dengan cakupan wilayah tersebut, Puskesmas Naringgul berhasil menekan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Bahkan hingga triwulan ketiga tahun ini, belum ada ibu dan bayi yang meninggal.

“Tahun ini tidak ada kematian ibu dan bayi di Naringgul. Tentu ini jadi salah satu hal positif yang mampu memotivasi Puskesmas lain untuk meningkatkan pelayanan.” 

‎Selain itu, lanjut dia, bidan di puskesmas tersebut juga sempat mendapatkan penghargaan di tingkat Jawa Barat. Lebih jauh lagi, pihak puskesmas juga menerapkan inovasi, dimana warga didorong untuk menanam pisang untuk modal berobat, terutama bagi ibu hamil atau melahirkan.

“Jadi puskesmas yang sudah BLUD ini buat inovasi, dengan mengajak warga bertani. Hasilnya nanti bisa dijadikan biaya berobat. Jadi kesehatannya berjalan, pemberdayaan ekonomi juga baik.” 

Tresna mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan penambahan dokter di Puskesmas Naringgul untuk lebih memaksimalkan pelayanan. “Sekarang baru ada satu dokter umum, nanti ditambah lagi. Kami juga berencana membuat layanan rawat inap di sana,” ucapnya.

‎Sementara itu, Kepala Puskesmas Naringul, Sugandi, dengan rendah hati mengaku prestasi tersebut merupakan hasil kinerja dari semua pihak, oleh karena itu dirinya akan terus meningkatkan pelayanan dengan koordinasi berbagai pihak.

“Nanti ditingkatkan lagi koordinasi lagi, supaya pelayanan lebih baik. Alhamdulillah angka kematian ibu terakhir itu 2015, sekarang sudah tidak ada. Semoga sampai empat bulan ke depan, tidak ada kematian ibu dan bayi dan mendapatkan penilaian terbaik di tingkat nasional,” tuturnya. (isl)

Comments

comments