Kemenag Cianjur: Tunjukkan Paspor Haji untuk Ambil Koper dan Air Zamzam!

0
195
????????????????????????????????????

CIANJUR, patas.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Cianjur membedakan waktu kedatangan jamaah dan koper beserta air zamzam bagi para jamaah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya kepadatan dan keriuhan saat kepulangan.

Jamaah haji asal Cianjur di Kloter 1 dan Kloter 2 Jawa Barat pulang, Jumat (8 September 2017) dini. Kloter pertama tiba sekitar pukul 02.45 WIB, sementara kloter kedua yang merupakan kloter gabungan tiba sekitar pukul 06.00 WIB di Kantor Kemenag Cianjur. Menurut Staf Pemberangkatan haji dan Umroh Kantor Kemenag Cianjur, Mamat Slamet, kepulangan berlangsung lancar.

“Alhamdullah hari ini kepulangan bisa berjalan lancar. Waktu kedatangan sendiri berbeda, sebab disesuaikan dengan masing-masing kloter.” 

Menurut Mamat, jamaah dan barang bawaannya datang di waktu yang berbeda, yakni jamaah datang terlebih dulu, sementara barang bawaan seperti koper dan air zamzam bisa diambil pada siang atau esok harinya oleh keluarga dengan menunjukan paspor haji jamaah.

Mamat mengatakan, hal itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan pada jamaah, sebab mereka kerap langsung berpikir untuk bisa langsung pulang, sementara barang bawaan sering terabaikan. Di samping itu, juga diantisipasi adanya tindak kriminal dimana ada yang mengaku sebagai keluarga jamaah padahal bukan.

“Makanya kali ini dipisah. Ini juga antisipasi supaya tidak terlalu padat. jadi nanti dipisahkan dan ditata dulu supaya lebih tertib.” 

Terkait jumlah, Mamat menjelaskan bahwa jamaah haji Cianjur di kedua kloter tersebut total berjumlah 538 jamaah, yang terdiri dari 404 jamaah di Kloter 1 sementara di Kloter 2 sebanyak 134 jamaah.

Namun, lanjut dia tidak seluruh jamaah di kloter 1 yang bisa pulang di hari kepulangan, sebab salah seorang Jamaah asal Cipanas, Nani Mulyani, masih menjalani perawatan di ruang ICU salah satu rumah sakit di Arab Saudi. Kondisi tersebut membuat Nani dimungkinkan baru bisa pulang bersama Jamaah di Kloter 35 pada 17 September 2017.

“Masih menjalani penanganan medis, jadi tidak bisa pulang hari ini,” ucapnya. (isl)

Comments

comments