Suaka Margasatwa Cikepuh Sukabumi Dilahap Api

0
158

SUKABUMI, patas.id – Sejumlah titik di kawasan Suaka Margasatwa Cikepuh Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikabarkan terbakar sejak Senin (4 September 2017). Namun belum diketahui pasti luasan lahan yang dilahap api karena masih dalam tahap pendataan. Namun menurut data, luas Suaka Margasatwa Cikepuh keseluruhan adalah 8.127 hektar.

“Kalau laporan secara resmi sih belum. Kami juga ini sedang memantau ke lapangan setelah mendapatkan informasi,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi Usman Susilo, Rabu (6 September 2017).

Sejauh ini lokasi kebakaran berada di sejumlah titik. Usman mengatakan bahwa lokasi kebakaran ada yang masuk ke Kecamatan Ciemas ada juga yang masuk ke Kecamatan Ciracap.

“Kami juga sekarang menuju ke kawasan Gunung Batik yang berada di lokasi. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari kehutanan.”

BPBD menyatakan menempatkan personelnya di lokasi untuk membantu menanggulangi kebakaran. Jumlahnya pun akan ditambah, lantaran saat ini BPBD mengerahkan kembali personelnya dibantu Pramuka Peduli dan Palang Merah Indonesia. “Lokasinya tak berjauhan dari kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu beberapa hari lalu,” ujar Usman.

Penanganan kebakaran lahan dilakukan bergantung dari kondisi di lokasi. Jika tak memungkinkan menggunakan mobil pemadam kebakaran, maka dilakukan penanganan secara manual.

“Biasanya kita pakai bom air manual. Kita kantongi air menggunakan plastik lalu dilempar-lemparkan ke sumber api.” 

Potensi kebakaran bersamaan musim kemarau saat ini relatif tinggi di Kabupaten Sukabumi. Apalagi sebagian besar wilayah terluas se-Pulau Jawa dan Bali itu kebanyakan merupakan kawasan hutan. Sebelumnya pada Jumat (1 September 2017), lahan seluas hampir empat hektare di Blok Panenjoan Desa Tamanjaya Kecamatan Ciemas terbakar. Kebakaran terjadi di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Selain mewaspadai potensi kebakaran lahan, BPBD juga mengantisipasi meluasnya bencana kekeringan. Hingga saat ini sudah 21 kecamatan terdampak bencana kekeringan di Kabupaten Sukabumi. “Awalnya hanya delapan kecamatan yang terdampak bencana kekeringan. Sekarang meluas lagi jadi 21 kecamatan. Kami belum mendapatkan laporan lagi terjadinya kekeringan di daerah lainnya,” tandasnya. (daz)

Comments

comments