Peresmian Kampung Sehat Pagutan di Cilaku

0
263

CIANJUR, patas.id – Puluhan rumah di Kampung Pagutan Desa Sukakerta Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur begitu berwarna. Layaknya pemukiman Cinque Terrre di Italia, Rio De Jeneiro di Brazil atau Kampung Warna-warni Jodipan di Kota Malang, Jawa Timur.

Setiap rumah di kampung tersebut dicat warna-warni, layaknya pelangi. Tidak hanya rumah permanen, rumah panggung dengan bilik pun dicat serupa, membuatnya tampak baru dan indah.

Kampung Pagutan yang berada di lingkungan galian pasir terlihat jauh berbeda dengan kampung lain di sekitarnya, apalagi pemandangan dari kampung yang masih pesawahan membuat siapapun betah berlama-lama tinggal.

Ternyata kampung tersebut merupakan binaan Klinik Harapan Sehat. Pagutan sebelumnya hanya ditargetkan sebagai kampung sehat untuk meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatannya. Namun seiring berjalannya waktu, muncul inisiatif warga untuk menjadikan kampung tersebut sebagai percontohan dan diperindah.

Dengan berbagai bantuan dari dermawan serta dukungan Pemkab Cianjur, kampung agamis, sehat, dan berwirausaha tersebut bisa diwujudkan.

“Kampung ini kami bentuk sebelumnya untuk menerapkan kesadaran kesehatan dan menggalakan program mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujar Direktur Klinik Harapan Sehat, dr Yusuf Nugraha ‎saat ditemui di sela peresmian Kampung Sehat Pagutan, Minggu (20 Agusutus 2017).

Menurut Yusuf, ‎setiap bulannya 97 keluarga di kampung tersebut bakal mendapatkan pembinaan dari dokter dan tenaga medis. “Pastinya secara rutin mereka akan dapat pembinaan, apalagi kan berada di jalur galian pasir, rentan terkena hanguan kesehatan. Makanya kami bina supaya mereka tetap sehat,” ucapnya.

Namun, selain urusan kesehatan, warga juga didorong untuk menjalankan beragai program yang selaras dengan Pemkab Cianjur, yakni gerakan keagamaan dan pemberdayaan melalui industri rumahan.

“‎Jika berjalan dengan baik, nantinya bakal dijalankan juga di kampung lain di Cilaku atau mungkin di tingkat Kabupaten Cianjur.” 

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan bahwa pembentukan “kampung katumbiri” dengan fokus peningkatan kesehatan, keagamaan, dan‎ kewirausahaan sudah selaras dengan program pemerintah. Pembinaan pun diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga di kampung tersebut.

“Kami apresiasi adanya kampung ini, bahkan jadi inovasi dan contoh bagi kampung lain di seluruh desa di Kabupaten Cianjur.” 

Lingkungan yang masih asri dan konsep kampung yang cantik, menurut Herman, bisa jadi potensi kampung wisata. Pemkab pun bakal mendukung melalui perbaikan infrastruktur.

“Semoga ke depan semakin banyak lagi yang seperti ini‎, membuat warga sadar akan kesehatan, keagamaan, dan bisa mengembangkan sektor usaha kerakyatan,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments