Empat Pelaku OTT Dana Sertifikasi Tak Ditahan

0
148

CIANJUR, patas.id – Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, menuturkan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah PNS di lingkungan pendidikan khususnya di PGRI Ciranjang dikarenakan adanya langkah nonprosedural untuk menarik sejumlah dana. Parahnya, yang dipungut dana sertifikasi guru.

“Apapun alasan yang dilontarkan mereka, yang jelas di mata pemahaman kami, ini di luar langkah prosedural dan tidak diperbolehkan,” ujar dia kepada wartawan saat gelar perkara OTT Pungli dana sertifikasi guru, Senin (7 Agustus 2017).

Menurutnya, pengumpulan dana sertifikasi yang dipotong Rp 100 ribu dari setiap guru tersebut modusnya digunakan untuk biaya operasional termasuk peringatan HUT RI. Hal itu dibuktikan dengan adanya buku rekapan pembayaran yang tertera bukti pembayaran setiap triwulan pencairan.

Namun, pihaknya bakal berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kami akan perdalam legalitasnya, sebab mereka berdalih pungutan tersebut ada dasarnya.”

Benny mengatakan, para pelaku yang kini berjumlah empat orang hanya menjalani wajib lapor. “Tidak ditahan, hanya wajib lapor. Tapi kita lihat nanti pengembangan kasus pungli ini,” ucap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Cianjur mengamankan tiga orang terduga pelaku pungli dalam operasi tangkap tangan (OTT), di SDN Gununghalu 1 Kampung Sipon Desa Ciranjang Kecamatan Ciranjang. (isl)

Comments

comments