Bupati Cianjur: Ada 3 Alasan Mengapa Lelang Jalan Terhambat

0
287

CIANJUR, patas.id – Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar bakal memberikan sanksi tegas pada pejabat yang tidak mampu bekerja terutama urusan lelang dan pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan. Bahkan Irvan juga mendukung adanya hak angket oleh DPRD Kabupaten Cianjur agar ada keterbukaan dari segala hal.

“Evaluasi per satu tahun, jadi nanti di Desember. Kalau tak tuntas, pasti ada sanksi,” kata dia.

Irvan mendukung hak angket yang saat ini ramai bakal dilakukan oleh DPRD Kabupaten Cianjur untuk keterbukaan. Pasalnya, sejak awal dia menginstruksikan lelang dilakukan awal Januari dan mulai pembangunan di akhir bulan.

“Bagus, saya mendukung hak angket.”

Menurut Irvan, permasalahan yang diangkat oleh media juga bakal jadi pertimbangan langkah yang akan diambil jika hingga akhir Juli masih belum selesai proses lelang.

“Kalau akhir Juli belum selesai itu kelewatan dan sangat terlambat. Makanya dari rekan media juga ditunggu informasi permasalahannya, dan nanti diputuskan tindakan apa yang diambil.”

Namun, Irvan beralasan bahwa berdasarkan monitoring, ada tiga hal yang membuat proses lelang dan pembangunan terhambat, yakni perencanaan di tahun yang sama, keuangan, dan adaptasi lelang yang disatupintukan sesuai usulan dari KPK.

“Jadi masih ada perbedaan persepsi serta ego dari masing-masing Dinas. Makanya terlambat.”

Meskipun keterlambatan tersebut tidak berimbas pada pemotongan DAK, Irvan menegaskan lelang dan pembangunan bisa dan harus dilakukan secepatnya. “November hingga Desember harus selesai,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments