Truk Pengangkut Air Jatuh ke Sungai di Bojongpicung

0
76

CIANJUR, patas.id – Sebuah truk tangki pengangkut air bernopol B 9096 IJ terperosok sedalam tujuh meter dan terguling serta mendarat di dasar sungai di Kampung Manglid RT 04/RW 04 Desa Jati Kecamatan Bojongpicung, Minggu (22 Juli 2017).

Diduga jembatan yang sebagian hanya terdiri dari batang pohon kelapa tidak kuat menahan beban sehingga truk terperosok ke sungai sedalam 10 meter tersebut.

Iis Sofiah (48 tahun) salah seorang warga, mengatakan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB‎. Tiba-tiba terdengar suara batang pohon yang patah disusul benda berat yang tercebur ke sungai.

“Sewaktu dilihat, ternyata sudah ada truk tangki yang terguling dan masuk ke sungai,” ujar dia.

‎Menurutnya, sang sopir yang diketahui bernama Poniman (58 tahun) dan kernetnya mengalami memar akibat kejadian tersebut. “Tidak ada korban, sopir sama kernet sudah diselamatkan warga,” ucapnya.

Menurutnya, beban truk yang berat membuat jembatan sementara di jalan kabupaten itu patah. Padahal pemerintah setempat sudah melarang truk bermuatan tinggi melintas, sebab dikhawatirkan kembali merusak jembatan di jalur utama itu.

Namun, akibat jembatan yang rusak sejak beberapa bulan itu kembali patah, akses dari Jati menuju Desa Cikondang, Sukarama dan Kecamatan Cibeber ‎jadi terputus. Kendaraan harus memutar dengan waktu dan jarak yang cukup jauh.

“Ada yang maksain lewat, kebanyakan angkum, soalnya kecil. Tapi itu juga pelan-pelan karena takut terperosok juga. Kebanyakan ambil jalan memutar, dengan waktu tempuh satu jam, kalau lewat jalur utama ini paling 15 menit untuk sampai perbatasan Cibeber.”

Sapai sekitar pukul 10.45 WIB, truk masih berada di sungai. Kabarnya alat berat tengah didatangkan untuk mengevakuasi truk. Namun jarak yang cukup jauh dan kondisi jalan yang jelek membuat waktu tempuh ke lokasi cukup lama. (isl)

Comments

comments