Cianjur Raih Kategori Pratama dalam Penghargaan Kota/Kabupaten Layak Anak (KLA)

0
316

CIANJUR, patas.id – Kabupaten Cianjur mendapatkan Anugerah Pratama sebagai dalam Penghargaan Kota Layak Anak (KLA). Atas prestasi itu, upaya perlindungan dan pemenuhan pada anak pun akan terus digalakkan.

‎Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan (DPPKBP) Kabupaten Cianjur, ‎Esih Sukaesih, mengatakan bahwa anugrah dan penilaian Cianjur seagai kota layak anak diterima dalam peringatan Hari Anak Nasional di Pekanbaru.

“Alhamdulillah, hari ini (23 Juli 2017) Cianjur bersama kota/kabupaten lainnya di tingkat nasional mendapatkan anugrah layak anak,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler.

Menurutnya, ada beberapa poin yang telah dipenuhi Cianjur untuk mendapatkan predikat tersebut, yakni‎ pemenuhak hak anak melalui kelembagaan, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, dan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya.

“Semua sarana dan prasarana tersebut sudah tersedia di Cianjur. Cianjur sudah memiliki Puskesmas, sekolah, RSUD, dan fasilitas lainnya yang ramah anak. Bahkan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur juga intens melakukan perlindungan terhadap anak.”

Esih mengakui sarana yang tersedia belum menyebar di setiap wilayah, namun ke depannya, setiap wilayah akan mendapat fasilitas agar lebih ramah anak.

Dia juga menambahkan, selama awal tahun terjadi sejumlah kejadian pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak, namun kejadian di Cianjur dinilai lebih rendah dibandingkan daerah lain sehingga masuk penilaian tinggi dari kementerian.

“Memang perlu kerja keras lagi, setelah mendapatkan predikat kota layak anak, pastinya ada langkah lain untuk memperbanyak sarana dan prasarana agar Cianjur semakin jadi tempat yang aman dan layak bagi anak-anak.”

Di samping itu, pihaknya akan membentuk forum forum anak tersebar di tingkat kecamatan, serta menurunkan kekerasan terhadap anak melalui sosialisasi disetiap kesempatan. “Kami mengusung gerakan ‘Saya anak Indonesia, saya gembira, anak anak Cianjur cinta Kabupaten Cianjur.’ Melalui itu, kami berupaya terus agar Cianjur semakin layak untuk anak-anak,” ujarnya.

Penghargaan KLA tahun 2017 ini dilaksanakan di Pekanbaru, Riau, dan dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPPA), Yohana Yembise. Dalam sambutannya, Yohana menyebutkan bahwa hingga tahun 2017 ini, belum ada kota/kabupaten yang benar-benar layak anak. Kota/kabupaten yang mendapatkan penghargaan tahun 2017 ini baru bisa disebut “Menuju Layak Anak”.

Meski begitu, tahun ini penghargaan diberikan pada 126 kota/kabupaten yang berupaya meningkatkan kualitas dan fasilitas di wilayah masing-masing untuk menuju Kota Layak Anak. Ada 5 kategori penghargaan yang diberikan sesuai urutan dari atas hingga bawah, yakni: kategori Kota Layak Anak (KLA), kategori Utama, kategori Nindya, kategori Madya, dan terkahir kategori Pratama.

Dari 126 penghargaan bagi kota/kabupaten se-Indonesia, sebanyak 15 kota/kabupaten di Jawa Barat meraih anugerah, di antaranya Kota Depok dan Kabupaten Bogor untuk kategori Nindya, Kota Bandung dan Kota Bekasi untuk kategori Madya, sedangkan 11 kota/kabupaten lainnya yang meraih kategori Pratama adalah Ciamis, Banjar, Cimahi, Kuningan, Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kota Bogor, serta Kota Sukabumi, termasuk Kabupaten Cianjur. (isl)

Comments

comments