Ada Bully, Wakil Bupati Geruduk SMKN Haurwangi

0
229

CIANJUR, patas.id – Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mendatangi SMKN 1 Haurwangi, Rabu (19 Juli 2017) siang. Kedatangan Herman terkait mencuatnya kasus kekerasan dan pemerasan oleh senior kepada para siswa baru.

Herman yang datang sekitar pukul 12.10 WIB itu langsung mengumpulkan para siswa kelas satu, termasuk beberapa siswa yang menjadi korban bullying. Orang nomor dua di Cianjur itu didampingi Kepala Disdikbud dan Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur.

Kepada Wakil Bupati, pihak sekolah berdalih peristiwa itu terjadi di luar sekolah. Para siswa pun bukan dipukul atau ditampar, melainkan dirangkul.

BACA: Antisipasi Bully Siswa Baru, Wabup Sidak Sekolah

BACA: Trauma Di-Bully, Siswa Enggan Masuk Sekolah

Namun hal berbeda diungkapkan salah seorang korban yang ditanyai Herman. Korban menjelaskan bahwa kejadian pemukulan dan pemerasan itu berlangsung di saat istirahat, sekitar pukul 12.00 WIB, sementara pulang sekolah tepat pada pukul 15.00 WIB.

“Jadi terjadinya di waktu istirahat dan di luar sekolah.‎ Korban mengaku dipukul di bagian kepala.”

Menurutnya, setelah kejadian itu, siswa menceritakan pada orangtuanya dan kemudian disampaikan ke pihak sekolah. “Besoknya langsung dilakukan penindakan terhadap pelaku,” katanya.

Herman menuturkan, dengan adanya kejadian yang tidak patut ditiru tersebut, dia berharap tidak ada kejadian serupa, baik di SMKN 1 Haurwangi ataupun di sekolah lain di Cianjur.

“Saya juga berikan pembinaan ke siswa. Lagipula, korban dan pelaku sudah berdamai. Terpenting ke depan tidak ada kejadian serupa,” katanya. (isl)

Comments

comments