Protes Pelayanan Perumdam, Warga Tanda Tangan Petisi

0
172

CIANJUR, patas.id – Warga dari berbagai elemen mengkritisi pelayanan Perumdam Tirta Mukti yang dinilai semakin memburuk. Protes ini dilakukan dalam bentuk pembubuhkan tanda tangan di atas kain putih sepanjang tujuh meter dengan lebar satu meter di Rawa Bango, Minggu (16 Juli 2017).

Aksi membubuhkan tanda tangan untuk membuat petisi ini sempat menarik perhatian warga dan pedagang. Beberapa di antaranya turut membubuhkan tanda tangan sebagai wujud dukungan agar pelayanan Perumdam mengalami perbaikan.

Beberapa forum yang terlihat di antaranya dari Rumah Bersama Rakyat Cianjur, Forum Komunikasi Daerah, Kongres Advokat Indonesia, Forum Pelanggan Perumdam Cianjur, Ampuh, Gerakan Rakyat Anti Korupsi, serta elemen masyarakat lainnya.

“Ada beberapa hal yang kami kritisi terkait pelayanan Perumdam hingga kami sepakat untuk membuat petisi ini. Seperti diketahui air merupakan kepentingan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, tapi makin hari pelayanannya saya lihat makin buruk,” ujar Hendi Mulyana koordinator aksi.

Hendi mengatakan tujuan dibentuknya forum yang menggelar petisi ini untuk menghimpun keluhan warga langsung di lapangan.

“Beberapa keluhan yang dirasakan misalnya air tidak mengalir di waktu yang sama, dua jam mengalir dua jam tidak, kualitas air bau, bahkan ada yang bercacing.”

Menurutnya, beberapa daerah yang mengalami penurunan kualitas air di antaranya ada di wilayah Panembong, ciranjang, dan Karang Tengah.

Setelah menghimpun petisi yang ditujukan terhadap Dirut Perumdam, pihak Hendi akan menindaklanjuti dengan pertemuan dan aksi lanjutan setelah mengumpulkan bahan-bahan yang ada. “Kalau tidak mampu bekerja, beliau harus mundur, karena pelayanan semakin hari semakin memburuk. Mungkin Rabu depan kami akan mendatangi Perumdam untuk bertemu langsung dan memberikan keluhan-keluhan dari warga yang telah kami tampung,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments