Rumah Terduga Teroris di Rancagoong Digeledah

0
248

CIANJUR, patas.id – Rumah dari tersangka terorisme di Kampung Puncak Suji Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur digeledah Tim Densus 88 Anti Teror beserta Polres Cianjur. Dari penangkapan dan penggeledahan terjadi, pihak kepolisian bakal mengembangkan untuk menangkap terduga teroris lain.

Penggeledahan itu dilakukan Rabu (12 Juli 2017) siang sekitar pukul 13.00 WIB, dengan tujuan mencari barang bukti tambahan. Sementara pelaku yang bernama Asep Ahmad Bentara alias Abu Umar sudah ditangkap sehari sebelumnya di Sukabumi, saat menjenguk mertuanya.

Wakapolres Cianjur Kompol Santiaji Kartasasmita mengungkapkan bahwa penggeledahan dilakukan di rumah kontrakan pelaku yang tidak jauh dari Kantor Desa dan hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Mapolres Cianjur. Beberapa barang bukti sudah dimasukkan dalam kantung plastik khusus oleh Tim Densus.

“Beberapa barang diamankan sebagai barang bukti, ‎namun belum ada koordinasi apa saja yang dibawa oleh tim Densus.”

Menurutnya, Abu Umar yang menjadi salah satu dari dua pelaku yang diamankan dari 2 titik berbeda di Cianjur ini merupakan konseptor, pelatih dan penyuplai senjata bagi kelompok radikal di Indonesia, tepatnya JAD.

“Sebenarnya ada dua yang diamankan di Cianjur ini, satu lagi di Cipanas. Namun khusus untuk Abu Umar ini dia yang melakukan pelatihan hinga perencanan aksi teror.”

Para pelaku, lanjut Santiaji, dilatih untuk melakukan hit and run setelah beraksi. Salah satunya ketika mengumpulkan senjata dan amunisi untuk melakukan aksi berikutnya yang lebih besar.

“Jadi dia ini konseptor dalam perampasan senjata api. Nantinya digunakan untuk anggota yang melakukan aksi teror.”

Bahkan menurut Santiadji, pelaku sudah memetakan dan menjadikan Polsek Cianjur serta Cisaat Sukabumi sebagai target. Beruntung, Abu Umar yang kabarnya sempat diamankan dengan kasus yang diduga terkait terorisme pada 2014 lalu. “‎Jadi, langkah antisipasi ini bisa benar-benar mencegah rencana aksi teror pada Mapolsek Cianjur,” ucapnya.

Dia menambahkan, dengan beberapa kali ditemukannya pelaku teroris di Cianjur, pihak kepolisian akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan, mulai dari tempat keramaian hingga mapolsek atau Mapolres.

Warga pun diajak untuk ikut menangani masalah terorisme. Apalagi Cianjur dinilai rawan menjadi tempat bersarangnya pelaku teror, seab iklim yang mendukung dan banyak wilayah yang terpencil.

“Di Rancagoong ini juga sudah beberapa kali diungkap pelaku teror, dan diperkirakan masih ada. Kami harap semua saling menjaga, ketika ada yang mencurigakan segera lapor ke petugas,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments