RT/RW Harus Aktif Perangi Teroris

0
209

CIANJUR, patas.id – ‎Pemerintah Kabupaten Cianjur menginstruksikan seluruh RT dan RW untuk lebih proaktif mendata pendatang ke Cianjur. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi masuknya anggota teroris ke Kota Santri.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan bahwa Pemkab sudah mengeluarkan surat edaran ke seluruh camat dan kepala desa untuk diteruskan pada RT serta RW untuk berhati-hati kepada pendatang.

Dalam surat edaran itu disebutkan bahwa mereka yang menyewa rumah harus didata secara detail, mulai dari KTP, Kartu Keluarga, hingga latar belakang mereka. Hal itu dilakukan bukan untuk membuat pendatang merasa tidak nyaman, melainkan untuk menjaga keamanan bagi warga lainnya.

‎”Yang sewa menyewa kontrakan harus didata dengan baik, jangan dibiarkan begitu saja. Dikhawatirkan ada teroris yang masuk ke Cianjur.”

Menurutnya Herman, Cianjur yang merupakan basis santri di Jawa Barat harus dihindarkan dari paham radikal yang mengancam keutuhan bangsa. “Pemahaman yang salah dengan melakukan aksi teros sampai bom bunuh diri tentunya tidak dibenarkan. Makanya pendataan penduduk, khususnya pendatang untuk mengantisipasi keberadaan mereka dan mencegah penyebaran paham radikal,” ujarnya tegas.

Di level pemerintahan terbawah, Iskandar sebagai Ketua RT 02/RW 04 Desa Rancagoong menuturkan bahwa dia dan warganya akan lebih waspada dengan lebih teliti memeriksa identitas pendatang. Dia tidak mau teroris ada di lingkungannya seperti yang belum lama ini terungkap dan ditangkap Densus.

“Sebelum lebaran kan sempat ada yang ngontrak ditangkap, diduga teroris. Kami tidak ingin terus ada teroris di wilayah kami. Makanya pendataan akan lebih ditingkatkan, kalau ada yang mencurigakan, kami tidak segan lapor polisi,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments