Bangunan Baru di Gunung Padang Akhirnya Dibongkar

0
197

CIANJUR, patas.id – Bangunan baru yang awalnya diproyeksikan sebagai musholla bagi wisatawan di sisi Teras 5 situs Gunung Padang akhirnya dibongkar.

Sebelumnya pada Sabtu (8 Juli 2015), arkeolog Lutfi Yondri dari Balai Arkeologi Bandung berpendapat bahwa zona inti Gunung Padang harusnya steril dari bangunan-bangunan, termasuk bangunan musholla yang belum rampung, saung dan Menara Pandang yang masih berdiri di sana.

BACA: Melanggar UU Cagar Budaya, Ada Bangunan Baru di Gunung Padang

“Kita ingin perjalanan situs Gunung Padang ke panggung dunia tidak dicemari oleh hal-hal kecil yang dipaksakan seperti itu. “

Namun rupanya Pemerintah Daerah Cianjur dan aparat setempat cukup cepat tanggap. Walaupun minim tenaga ahli di bidang arkeologi, namun setelah keberadaan bangunan baru tersebut dipermasalahkan dan diberitakan karena dianggap melanggar, mereka segera membongkarnya.

Menanggapi pembongkaran tersebut, Lutfi mengucapkan terima kasih dan memohon pengertian semua pihak untuk memahami pentingnya sistem zonasi.

“Alhamdulillah, sudah dibongkar kembali. Terima kasih atas perhatian dan pengertian semua pihak yang sudah memahami tentang arti pentingnya zona inti untuk pelestarian situs Gunung Padang. Zona inti hanya diperuntukkan bagi perlindungan situs Gunung Padang. Semoga hal ini bisa dipahami dan diikuti oleh berbagai pihak.”

Lutfi juga menambahkan bahwa zona berbagai bangunan dan sarana tambahan di situs Gunung Padang hanya boleh dibangun di zona pengembangan yang lokasinya nanti akan ditentukan melalui kajian zonasi dan deliniasi.

Menyusul pembongkaran bangunan, petugas dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) dikabarkan akan datang meninjau Situs Gunung Padang pada Senin (10 Juli 2017) besok. Seperti diketahui, Direktorat Jenderal Cagar Budaya Kemendikbud RI-lah yang meresmikan situs prasejarah di Kecamatan Campaka ini pada bulan Juni 2014 lalu. (edj)

Comments

comments