Memualkan! Setelah Dibelah Dua, Ikan Ini Melompat-lompat!

0
226

JEPANG, patas.id – Sebuah video yang cukup menjijikkan datang dari Jepang. Dalam video berdurasi 01:51 menit tersebut nampak seekor ikan yang telah dibelah dua nampak menggelepar-gelepar dan hampir melompat keluar dari nampan di sebuah toko ikan.

Ikan tuna sirip kuning adalah salah satu makanan favorit masyarakat Jepang. Biasanya, sebelum menyayat ikan, seorang koki Jepang akan terlebih dulu menancapkan semacam duri ke dalam otak ikan. Penancapan duri tersebut dilakukan agar otak ikan tak mengirimkan sinyal elektrik pada tubuh ikan. Di Indonesia, kita biasanya memukul kepala ikan terlebih dahulu sebelum menyayatnya.

Namun, rupanya pematian otak ini tak dilakukan oleh sang koki. Akibatnya, meskipun telah dibelah dua, otak ikan masih mengirimkan sinyal pada otot-otot tubuh ikan untuk menggelepar-gelepar dengan dahsyat, demikian beberapa kesimpulan yang diambil netizen saat melihat video ini.

Namun, seorang pakar dari Pennysylvania State University menjelaskan mengapa beberapa ikan dan kodok masih bisa melompat-lompat setelah jantung binatang tak berdetak. Menurutnya, hal ini disebabkan oleh perbedaan konsentrasi ion. Saat neuron (sel dalam syaraf) tak lagi mendapat sinyal elektrik, maka beberapa saluran tertentu dalam sel akan dimasuki oleh ion sodium. Saat ion sodium masuk,  saluran potasium akan terbuka dan potasium meninggalkan sel-selnya.

Saluran-saluran ini kemudian akan menutup sendiri dan sel saraf terpaksa harus menyeimbangkan kadar potasium dan sodium baik di dalam maupun di luar sel syaraf. Selama proses tersebut terjadi, reaksi berantai pada otot akan terjadi. Inilah yang menyebabkan ikat menggelepar dan bahkan melompat-lompat setelah mati.

Saat ikan malang ini menggelepar-gelepar dan hampir melompat dari nampan, beberapa pengunjung toko ikan malah terdengar tertawa-tawa di latar belakang, seolah menganggap fenomena alamiah ini lucu. Peringatan: video di bawah ini mungkin mengganggu bagi penyayang binatang dan mereka yang cepat jatuh kasihan. (edj)

Comments

comments