Kementerian PU Akan Tinjau Lokasi Pemudik Hanyut

0
181

CIANJUR, patas.id – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VI Kementerian PU berencana meninjau lokasi drainase/gorong-gorong yang tak tertutup hingga mengakibatkan dua pemudik terpeleset dan terbawa hanyut. Hasil pemeriksaan akan dijadikan bahan untuk perbaikan drainase agar tak membahayakan pejalan kaki, saat terjadi hujan deras.

BACA: Pemudik Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Cipendawa

BACA: Jasad Fatimah Ditemukan Tak Bernyawa

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VI, Atyanto Busono, mengatakan bahwa pihaknya sudah menugaskan beberapa pegawai untuk memeriksa lokasi drainase yang menyebabkan dua pemudik terpeleset dan terbawa arus.

“Kami dapat info hari ini tentang adanya drainase tidak tertutup yang mengakibatkan korban jiwa. Sudah saya instruksikan‎ pegawai ke lokasi untuk diperiksa,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (30 Juni 2017).

Menurutnya, untuk drainase ada yang harus ditutup dan ada yang tidak, tergantung dari kondisi serta posisi dari drainase yang ada. Namun, jika memang membahayakan pedestrian atau pejalan kaki, drainase yang berdampingan dengan trotoar bakal ditutup.

Berdasarkan pantauan, posisi drainase berada di tengah antara jalan dan trotoar. Beberapa bagian ditutup, namun ada beberapa meter yang dibiarkan terbuka. Salah satunya titik dimana Fatimah (37 tahun) dan anaknya Anisa (1,5 tahun) terpeleset dan terbawa hanyut.

“Nanti hasilnya dilihat, apakah harus ditutup atau ada cara lainnya. Tapi kami pastikan ada penanganan untuk memberikan pelindung supaya aman bagi pejalan kaki dan tidak ada kejadian serupa.”

‎Hal serupa rencananya akan dilakukan Pemkab Cianjur. Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya akan menutup drainase yang dinilai membahayakan dan berarus deras saat hujan.

Khusus untuk di jalan Provinsi dan Nasional, Pemkab akal berkoordinasi untuk menutup titik yang berbahaya, seperti halnya di Cipanas.

“Untuk jalur tersebut kewenangannya provinsi, tapi melihat adanya kejadian hanyut itu, kami juga akan melakukan antisipasi untuk wilayah kota yang di bawah kewenangan Pemkab.”  (isl)

Comments

comments