Jasad Fatimah Ditemukan Tak Bernyawa

0
177

CIANJUR, patas.id – Jasad Fatimah (37 tahun), pemudik yang terbawa arus sungai berhasil ditemukan. Namun, Anisa (1,5 tahun), anak Fatimah yang ikut terseret saat berteduh untuk kembali melanjutkan perjalanan ke perantauan, masih‎ dalam pencarian.

Saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (30 Juni 2017), Kanit Reskrim Polsek Pacet Ipda Yosua Farin Setiawan mengatakan bahwa jasad Fatimah ditemukan beberapa ratus meter dari titik hanyut, tepatnya di Kampung Pasekon RT 01/ RW 03 Desa Cipendawa Kecamatan Cipendawa, 4 jam sejak waktu kejadian.

“Ditemukan oleh Ketua RW dan staf Desa yang ikut mencari. Posisinya tersangkut di batuan sudah tidak bernyawa.”

Kepala BPBD Cianjur, Asep Suparman, mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan anggota ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan melakukan pendataan. Sejumlah titik yang diperkirakan jasad tersebut berada.

BACA: Pemudik Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Cipendawa

Seperti diberitakan sebelumnya, Ibu dan anak asal Jakarta yang sedang berteduh di pinggir Jalan Raya Pasekon-Cipanas Desa Cipendawa Kecamatan Pacet usai mudik Idul Fitri, terbawa hanyut ke Sungai Cipendawa, Kamis (29 Juni 2017) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kedua korban, Fatimah (37 tahun) dan Anisa(1,5 tahun), adalah waefa asal Pulo Gadung Jakarta Timur. Suami dan ayah korban, Abdul Mujib (38 tahun), menuturkan bagwa dia dan istrinya hendak berteduh karena hujan turun dengan deras. Namun belum sempat sampai di tepi bangunan, istrinya terpeleset dan terbawa arus hingga hanyut di Sungai Cipendawa. (isl)

Comments

comments