Pantai Jayanti Ramai, Pengunjung Diharap Waspada Ombak

0
243

CIANJUR, patas.id – Pengunjung pantai Jayanti dilarang berenang terlalu ke tengah laut. Ombak yang tinggi dikhawatirkan menyeret dan menenggelamkan pengunjung jika bermain terlalu ke tengah, terutama untuk anak-anak.

Kapolsek Cidaun, AKP Faizal, mengatakan, tingkat pengunjung ke pantai Jayanti melonjak dibandingkan hari biasa, bahkan dalam sehari bisa lebih dari 2.500 pengunjung. Namun padatnya kunjungan, membuat resiko pengunjung terseret ombak dan tenggelam juga tinggi.

“Makanya kami terus laukan imbauan, jangan terlalu tengah dan jangan berenang. Kalau bisa jangan sentuh air, di pinggir saja di pantainya,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (28 Juni 2017).

Menurut Faizal, dua pos pemantauan dengan 15 personil gabungan di masing-masing pos terus bersiaga melakukan imbauan dan memantau kawasan pantai. Pasalnya, kerap kali ada pengunjung nakal yang nekat berenang meskipun sudah dilarang.

“Namanya pengunjung dan kondisi yang padat, ada saja yang membandel. Tapi petugas gabungan dari Polisi, TNI, dan BPBD, tidak hentinya mengimbau dan memperingatkan agar tidak berenang. Ombau sedang tinggi, dikhawatirkan terseret.”

Dia mengungkapkan, yang paling dikhawatirkan terseret ombak ialah anak-anak, sebab dengan ombak normal pun dimungkinkan terbawa. Oleh karena itu, para orangtua diimbau untuk selalu memperhatikan anaknya.

“Jika ada ombak, segera menghindar atau bawa anak menjauh. Anak-anak ini paling rawan terseret ombak.”

Yang menentramkan, sepanjang 2017 ini belum ada kasus pengunjung terseret ombak dan meninggal. Meski begitu, Faizal mengharapkan pengunjung mengikuti aturan supaya peristiwa itu tidak terjadi.

“Beberapa hari terakhir di daerah lain ada kasus terseret sampai korban jiwa, semoga di Jayanti dan pantai lain di Cianjur tidak terjadi kasus serupa,” harapnya. (isl)

Comments

comments