Lima Kamar Ludes Terbakar, Pesantren Rugi Puluhan Juta

0
209

CIANJUR, patas.id – Lima kamar di Pondok Pesantren Badiattul Zariah di Kampung Pasir Santri RT 02/RW 07 Desa Cimenteng Kecamatan Campaka ludes terbakar, Kamis (15 Juni 2017) malam. Diduga kebakaran itu disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun patas.id, pada saat kejadian, sebagian besar santri tengah melakukan kerja bakti di luar kamar santri atau yang sering disebut kobong. Dalam bangunan kobong hanya menyisakan dua orang santri.

Para santri yang melaksanakan kerja bakti pun melihat kepulan asap disertai api yang mulai membesar dari bangunan kamar laki-laki sekitar pukul 21.30 WIB.

“Kejadiannya beres salah Tarawih, santri kebetulan sedang kerja bakti. Tiba-tiba melihat api sudah membesar‎,” ujar Sekdes Cimenteng, Rudiana Nasusa‎ saat dihubungi melalui telepon seluler.

Begitu meliha api semakin besar, para santri dengan pengurus pondok pesantren berusaha memadamkan api, warga sekitar pun membantu meminimalisasi bangunan yang terbakar. Sayangnnya, bahan bangunan yang 90 persennya terbuat dari kayu membuat api cepat membesar dan pada akhirnya menghanguskan lima kamar santri hingga rata dengan tanah.

“Sebagian besar bangunan dari kayu dengan umur yang sudah tua. Makanya cepat terbakar. Tapi beruntung karena seluruh santri dibantu warga segera menyiramkan air, api tidak Merembet ke bangunan yang lain. Sehingga hanya lima kamar yang ludes terbakar. Itupun baru padam setelah pukul 22.30 WIB.”

‎Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sebab dua santri yang ada di dalam kamar berhasil menyelamatkan diri. Namun kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 80 juta.

“Selain bangunan, pakaian, uang, dan barang berharga milik santri juga ludes tidak tersisa. Saat padam, bangunan juga sampai rata dengan tanah.”

Rudiana mengungkapkan, kebakaran itu diduga terjadi akibat hubungan pendek arus listrik. “Karena bahan bangunan dari kayu yang mudah terbakar, konsleting atau hubungan pendek arus listrik mengakibatkan kebakaran. Tapi itu dugaan sementara, untuk lebih lanjutnya masih digali informasinya,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments