Solusi Koramil Campaka Untuk Antisipasi Longsor Kampung Margalaksana

0
219

CIANJUR, patas.id – Bambu dan bronjong bakal ditanam dan dipasang di titik longsor di Kampung Margalaksana Desa Girimukti Kecamatan Campaka ‎untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan oleh Koramil Campaka.

Danramil 0608/12 Campaka, Arm Kapten Inf Yayan Ruhyat, mengatakan bahwa berdasarkan perintah Dandim 0608, pihaknya bersama Muspika menggelar rapat bersama untuk mencari solusi agar tidak terjadi longsor susulan di sejumlah titik rawan bencana di wilayah tersebut, salah satunya di Kampung Margalaksana.

Usai rapat, diputuskan bahwa pihaknya akan menanam bambu di bagian atas perkampungan dan membangun bronjong penahan tanah dibagian bawah perkampungan. Pasalnya dibagian atas perkampungan terdapat genangan air layaknya danau namun minim pohon penahan air, sehingga ketika hujan turun deras dapat menyebabkan longsor.

“Setelah melakukan Rakor di Kecamatan Campaka, kami sepakat untuk melakukan hal tersebut, sebagai upaya antisipasi terjadi longsor susulan. Kami bersama warga setempat melakukan penanaman bambu kuning dan pemasangan bronjong di sepanjang titik longsor.”

Yayan berharap dengan upaya antisipasi tersebut, longsor tidak lagi terjadi dan warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan aman.

“Atas perintah pimpinan dan sebagai bentuk kepedulian TNI untuk rakyat, kami akan melakukan berbagai cara untuk memberikan rasa aman dan nyaman.”

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat hujan yang turun deras menguyur wilayah tersebut, longsor di Kampung Margalaksana yang menyebabkan satu rumah rusak dan belasan rumah lainnya terancam. Akibatnya, belasan kepala keluarga terpaksa diungsikan ke masjid terdekat yang aman dari bahaya longsor dan ke rumah sanak saudaranya.

BACA: Relokasi Warga Terancam Longsor Masih Menunggu Rekomendasi

Kepala BPBD Cianjur, Asep Suparman, mengatakan bahwa wilayah Campaka masuk dalam zona merah termasuk Kampung Margalaksana, Desa Girimukti, sehingga pihaknya berencana untuk merelokasi perkampungan ke wilayah yang dinilai aman, namun hal tersebut harus menunggu rekomendasi dari Badan Geologi. (isl)

Comments

comments