Hoax Makin Marak, Warga Cianjur Harus Lebih Cerdas

0
202
Word on keyboard

CIANJUR, patas.id – Relawan TIK Kabupaten Cianjur mendorong warga Cianjur agar lebih cerdas menyaring informasi agar tidak mudah terpancing dengan kabar bohong atau hoax yang kini makin marak, baik di media sosial atau aplikasi percakapan di ponsel cerdas.

Anggota Relawan TIK Kabupaten Cianjur, Mario Devys, mengungkapkan bahwa di era digital, warga khususnya pengguna internet dituntut cerdas menyaring seluruh informasi. Pasalnya, tidak semua informasi yang beredar bisa dibuktikan kebenarannya.

“Maka diperlukan pemahaman literasi digital, warga tidak hanya dituntut mampu membaca, tapi juga dituntut untuk mampu melacak sumber informasi apakah sebuah informasi itu benar atau bohong,” ucapnya dalam sejumlah diskusi yang mengupas terkait menyaring informasi di internet.

Menurutnya, cara mudah agar tidak terjebak dengan berita hoax adalah dengan tidak perlu menyebarkan informasi yang tak bisa dibuktikan kebenarannya. Apalagi jika dimedia sosial dan bersumber akun yang tidak jelas.

“Tentunya acuan muamalah media sosial yang dikeluarkan MUI bisa sebagai acuan umat muslim untuk bermedia sosial. Salah satunya dengan tidak menyebar informasi bohong, sehingga tak terhasut.”

“Internet atau media sosial itu kan alat. Alat itu tergantung pada penggunanya, kalau penggunanya perilaku negatif, ya hasilnya juga negatif. Dan itu banyak terjadi sekarang ini, membuktikan juga karakter pengguna internet jadi tidak baik,” tambahnya.

Di samping itu, Pemerintah harus melakukan langkah antisipasi, mulai dari pemblokiran situs yang tidak layak serta memberikan pendidikan atau sosialisasi tentang internet sehat.

“Sebenarnya ada relawan TIK yang melakukan sosialisasi internet sehat. Namun relawan kan terbatas langkahnya, maka dari itu pemerintah melalu Dinas Pendidikan yang mesti mendorong penggunaan internet yang sehat, supaya tidak ada lagi grup pedofil dan kasus bunuh diri dengan ditayangkan secara langsung di Facebook,” tandasnya. (isl)

Comments

comments