Hiswana Migas Akan Panggil Pemilik SPBU Nakal

0
168

CIANJUR, patas.id -Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Cianjur rencananya bakal memanggil pemilik SPBU di kabupaten Cianjur berkaitan adanya pengungkapan pengurangan takaran di dua SPBU di Cianjur.

Wakil Ketua Hiswana Migas, Dudu Badrujaman, menuturkan bahwa pihaknya baru mendapatkan informasi adanya kasus tersebut, hari ini. Senin (5 Juni 2017). Oleh karena itu pihaknya akan berkoordinasi dengan unsur pengurus di Hiswana Migas untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

“Nanti dikomunikasikan dengan ketua dan pengurus lainnya,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler.

BACA: SPBU Nakal Belum Ditera Ulang

Menurut Dudu, ‎tindakan kecurangan dengan mengurani meteran atau alat ukur memang tidak dibenarkan, bahkan terlah melanggar Undang-undang nomor 2 tahun 1981 tentang Metrologi legal.

“Siapapun yang melakukan kecurangan seperti menggunakan alat timbang atau alat ukur yang tidak sesuai maka bisa dikenakan pidana penjara selama satu tahun.‎ Tindakannya tentu sangat tidak dibenarkan.”

Selain memanggil dua pemilik SPBU bermasalah, Hiswana Migas juga bakal melakukan rapat sekaligus memanggil para pengusaha SPBU di Kabupaten Cianjur. Mereka akan dibina untuk tidak melakukan hal serupa.

“Jangan sampai ada lagi kejadian serupa. Makanya kami bina. Waktunya belum ditentukan, tapi bakal sesegera mungkin.”

Dia pun‎ mengungkapkan, jika Hiswana Migas selama ini tidak mengagendakan untuk pemeriksaan dan tera ulang terhadap SPBU. “Tapi melihat kondisi sekarang, sepertinya akan diagendakan pemeriksan,” katanya.

Dudu berharap saat musim mudik, kecurangan serupa tidak terjadi, pasalnya akan merugikan konsumen. “Berikan apa yang sesuai dengan hak konsumen, jangan ada pengurangan,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments