Penjual Kulit Bedug Mulai Ramai

0
237

CIANJUR, patas.id – Memasuki Ramadhan, pedagang kulit bedug di Jalan HOS Cokroaminoto mulai bertambah banyak. Permintaan yang tinggi ditambah keuntungan yang cukup besar membuat pedagang musiman itu terus hadir menjelang hari besar umat Islam.

Muhammad Ismail (41 tahun), salah seorang penjual kulit bedug di ruas jalan tersebut, mengaku momen Ramadhan dan hari besar Islam lainnya memberikan keuntungan besar bagi penjual kulit bedug.

“Apalagi kalau Ramadhan, para pengurus Masjid biasanya memperbaiki bedug mereka yang suda jebol atau mulai rusak. Lumayan banyak yang beli kalau Ramadhan.”

Penjual kulit bedug yang sudah 24 tahun menjalani profesinya ini, mengungkapkan bahwa berjualan kulit bedug memberikan keuntungan yang cukup lumyan. Jika sehari dia bisa mendapatkan omzet Rp 1,5 juta, maka keuntungan yang didapat dapat mencapai Rp 400 ribu.

“Lumayan, keuntungannya besar. Makanya banyak sekarang yang jualan kulit bedug di Jalan Raya (Jalan HOS Cokroaminoto).”

Menurutnya, harga satu kulit bedug bisa beragam, tergantung jenis dan ukuran. Untuk kulit bedug dari kerbau per lembarnya mencapai Rp 1,4 juta, sementara sapi senilai Rp 1,3 juta. Namun untuk kulit bedug yang sudah dibuat lingkaran atau dicetak, harganya Rp 450 ribu untuk kulit kerbau dan Rp 350 ribu untuk kulit sapi.

“Kalau yang sudah jadi bedug, yang besar Rp 1,2 juta per bedug dan yang kecil ada yang seharga Rp 450 ribu sampai Rp 150 ribu untuk yang anak-anak.”

Kulit bedug Cianjur, lanjut dia, menjadi buruan oleh daerah lain, seperti Sukabumi, Bogor, hingga Bandung. Kualitas yang lebih bersih membuat kulit bedug Cianjur dicari.

Tapi, Ismail mengungkapkan, para penjual kulit bedug saat ini harus bersaing dengan penjual kerupuk kulit. Pasalnya kulit hasil potongan rumah potong hewan juga dicari oleh penjual kerupuk kulit.

“Tahun lalu sampai sulit cari kulit untuk bedug, soalnya diborong penjual kerupuk kulit. Kalau tahun ini lumayan normal, soalnya sekarang para penjual kulit bedug sudah buat komitmen dengan rumah potong agar tidak dijual ke yang lain,” kata dia. (isl)

Comments

comments