MUI Ajak Warga Cianjur Jauhi Perilaku LGBTQ

0
149

CIANJUR, patas.id – Ketua MUI Kabupaten Cianjur, Abdul Halim, mengatakan bakal terus mengajak warga Cianjur menghindari dan menjauhi perilaku seks menyimpang seperti Laki-laki Seks Laki-laki (LSL) dan lesbi. Sosialisasi melalui sekolah formal pun bakal dilakukan untuk mendukung upaya tersebut.

Menurutnya, setiap MUI di tingkat kecamatan sudah diperintahkan untuk melakukan sosialisasi, pembinan, dan pengajakan untuk tidak mendekati dan melakukan perilaku seks menyimpang.

“Kami sudah sejak awal kami mengajak semua pihak menghindari perilaku buruk itu. Ketua MUI di setiap daerah juga diinstruksikan mengantisipasi sedini mungkin,” ujarnya saat ditemui di Pendopo Cianjur, Selasa (23 Mei 2017)‎.

Menurut Abdul Halim, perilaku seks menyimpang seperti homo dan lesbi‎ merupakan hal yang jauh lebih buruk dibandingkan binatang. Binatang sekalipun tidak melakukan seks dengan sesama jenisnya.

“Itu bukan kelakukan manusia, bahkan hewan juga tidak melakukannya. Dengan begitu manusia yang melakukan seks sesama jenis jauh lebih buruk dibandingkan hewan.”

Selain antisipasi, MUI juga akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk selanjutnya menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur.

“Saya sedang upayakan komunikasi dengan Bupati (Irvan Rivano Muchtar, red) agar Disdikbud mengeluarkan instruksi kepada setiap kepala sekolah dan guru supaya mengingatkan siswanya menjauhi perbuat tersebut.”

Abdul Halim menuturkan, mereka yang sudah menjadi gay dan tertangkap di Jakarta saat melakukan pesta merupakan akibat dari tidak terawasi dan terbina sejak dini.

“Sebelum jadi begitu, anak mudanya dibina. Kan sasarannya anak remaja sekarang ini. Pastinya kami juga khawatir di Cianjur terus meningkat, apalagi kan Cianjur ini Kota Santri. Makanya semua pihak harus turut berpartisipasi mengantisipasi penyebaran perilaku tersebut,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments