Didin Jadi Tahanan Kota, Ela Mengaku Senang

0
251

CIANJUR, patas.id – Ela Nurhayati (43 tahun), istri Didin yang sempat cemas dengan penangguhan penahanan yang diajukan kuasa hukum suaminya, mengaku senang. Pasalnya penantian selama beberapa jam menunggu keputusan apakah suaminya akan kembali pulang atau akan kembali ditahan, terasa menyiksanya.

“Meskipun baru beberapa jam saya menunggu di kantor Kejaksaan ini rasanya sangat lama. Doa saya akhirnya dikabulkan. Kami dapat berkumpul lagi bersama suami dan anak-anak yang selalu bertanya kapan ayahnya akan pulang.”

Sementara Didin yang keluar dari ruangan didampingi kuasa hukumnya, mengatakan, tidak menyangka akan mendekam di dalam tahanan dengan tuduhan yang tidak pernah dilakukannya. Bahkan mencari cacing sondari yang dilakukannya karena permintaan warga untuk obat dan bukan pekerjaan sehari-harinya.

“Saya anggap ini cobaan dari Yang Mahakuasa, selama ini saya tidak menyangka akan menjadi tahanan karena mencari cacing untuk obat. Sehari-hari saya berjualan jagung bakar dan menjual kupluk penutup kepala di Kebun Raya Cibodas, tapi dituduh telah melakukan pengrusakan.”

Sejak kasusnya mulai menjadi ramai, Didin yang sempat ditahan di Mapolres Cianjur sebagai tahanan titipan selama 59 hari itu beberapa kali didatangi tokoh, pejabat, dan elit politik yang bersimpati padanya.

Dedi Mulyadi, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat pun menjenguknya pada Sabtu (20 Mei 2017) lalu. Dia mengupayakan agar Didin bisa kembali ke rumah, bahkan untuk menghadapi persidangan, Dedi bakal memberikan bantuan hukum pada ayah dari dua anak tersebut. (isl)

Comments

comments