Didin Akhirnya Bisa Berkumpul Lagi Bersama Keluarga

0
183

CIANJUR, patas.id – Didin bin Idni (48 tahun) akhirnya bisa berkumpul bersama keluarga untuk sementara waktu. Hal itu dikarenakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tersangka pengambil cacing Sonari di dalam kawasan TNGGP, Senin (22 Mei 2017). Dengan terkabulnya penangguhan penahanan ini, Didin dikenai tahanan kota dan wajib lapor.

Kepala Seksi Intel Kejari Cianjur, Agus Hariyono mengatakan, status tahanan kota diberikan kepada tersangka dengan berbagai pertimbangan, salahsatunya jaminan dari pihak keluarganya dan kuasa hukum kalau yang bersangkutan tidak akan melarikan diri dan tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Atas dasar itu kemudian tersangka kami alihkan status penahanannya menjadi tahanan kota.”

Usai memeriksa berkas pelimpahan perkara Didin Sonari ini, Agus menyebut proses hukum terhadap tersangka tetap berjalan. “Secepatnya dilimpahan (ke pengadilan),” ucapnya.

Kuasa hukum Didin, Karnaen, mengapresiasi langkah tim penyidik Kejari Cianjur yang menerapkan status tahanan kota terhadap kliennya. Karnaen berharap, keputusan ini bisa memulihkan psikologis kliennya.

“Alhamdulilah, ini berkat usaha dan dukungan semua pihak. Banyak dukungan dan permintaan untuk menjadi penjamin, termasuk dari pak Dedi Mulyadi. Kepada pihak Kejari kami ucapkan terima kasih telah memberikan rasa keadilan bagi klien kami.”

Selanjutnya, sambung Karnaen, tim kuasa hukum akan mempersiapkan diri dalam menghadapi persidangan di pengadilan nanti.

“Jika pra peradilan gugur karena perkara pokok sudah dilimpahkan ke pengadilan, kami sudah bersiap menghadapi proses pengadilan.  Kami akan upayakan agar yang bersangkutan bisa bebas dari sangkaan,” tegasnya. (isl)

 

Comments

comments