Debat Kusir dalam Rakor, Penetapan Harga Eceran Tertinggi Ditunda

0
193

CIANJUR, patas.id – ‎Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) ditunda, sebab perlu dilakukan kajian langsung ke lapangan. Hasil kajian  nantinya akan menjadi dasar penentuan supaya tidak merugikan penjual dan tak memberatkan pembeli.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan dalam rapat di Mapolres Cianjur, para penjual menetapkan harga berdasarkan kajian keuntungan mereka, bahkan hanya terjadi debat yang tidak bisa diambil solusinya.

“Tadi jadi debat kusir, solusinya tidak ada. Makanya diambil keputusan untuk melakukan kajian ke lapangan supaya data harga yang nanti jadi penetapan itu ril.”

Menurutnya, tim yang nantinya terdiri dari ASN dan anggota Polres yang masuk di Satgas Pangan bakal mendatangi ‎setiap bandar, pengecer, peternak atau petani, hingga pembeli. Setelah itu, ditentukan harga dan disepakati dengan membuat fakta integritas.

“Jika angkanya sudah didapat, pastinya dibuat fakta integritas. Para bandar juga diharuskan menyiapkan data perhitungan supaya prosesnya cepat. Harga yang ditetapkan pastinya tidak memberatkan konsumen dan tidak merugikan pengusaha. Pedagang untung warga dimudahkan.”

Menurutnya, hasil kajian ke lapangan dan penetapan harga akan dituntaskan dalam waktu dekat. “Harusnya memang hari ini, tapi tadi dirembukkan dan diputuskan lebih baik ada kajian. Dalam waktu dekat sudah bisa tuntas,” katanya.

Dalam rapat tersebut, para peserta dari peternak, bandar, pengecer, dan pedagang di pasar saling mengungkapkan harga, namun beberapa di antaranya juga belum menentukan ketetapan sendiri.

BACA: Penimbun dan Pedagang Nakal Bisa Dipidanakan

Harga daging sapi diperkirakan dan dipatok Rp 115 ribu per kilogram dengan harga dari peternak sebesar Rp 43 ribu per kilogram untuk sapi hidup, sementara daging ayam harganya mencapai Rp 38 ribu per kilogram di pasaran.

“Itu harga yang masih didebatkan. Makanya harus ada kajian. Namun terkait stok sudah cukup, daging sapi sebulan itu diperkirakan harus ada 72.950 kilogram dan daging ayam 595.110 kilogram, semuanya tercukupi bahkan lebih.”

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, menuturkan, ‎pihaknya bersama dari Dinas di Satgas Pangan akan mengatur jadwal untuk kontrol dan pendataan untuk penentuan harga.

“Segera kami jadwalkan, pada poinnya kan harga harus pantas dan layak, untung bagi pedagang ringan juga harganya bagi konsumen,” ujarnya. (isl)

Comments

comments