Korban Miras Oplosan Bertambah

0
199

CIANJUR, patas.id – Satu lagi korban minuman keras (miras) oplosan bertambah. MR (15 tahun) asal Desa Hegarmanah Kecamatan Sukaluyu diketahui meninggal dunia usai menenggak miras oplosan, sementara dua temannya harus dirawat secara intensif.

Berdasarkan informasi yang didapat, MR dibawa bersama dua temannya sekitar pukul 21.00 WIB. Kondisi MR yang buruk membuat nyawanya tidak terselamatkan, sehingga setelah menjalani beberapa jam penanganan, MR meninggal dunia.

“Sekitar pukul 03.00 WIB, MR masuk ke IPJ RSUD Cianjur setelah dipastikan meninggal oleh pihak IGD,” ujar Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Cianjur, Dendi Kurniadi, Kamis (11 Mei 2017).

Menurutnya, dari hasil penanganan, MR diketahui keracunan miras oplosan. Sementara itu, dua temannya masih dalam penanganan medis RSUD Cianjur.

“Yang satu masih di IGD, satu lainnya ada di ruang rawat inap,” kata dia.

‎Dengan bertambahkan MR, lanjut dia, korban meninggal akibat miras oplosan mencapai tiga orang dari tiga wilayah berbeda. Kasus itu muncul selama dua hari berturut-turut.

“Yang pertama S (35) warga Kecamatan Karangtengah dan R (25) warga Desa Sukamulya Kecamatan Cikalongkulon, sekarang ditambah MR warga Sukaluyu,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa keracunan miras oplosan terjadi di tiga wilayah berbeda, yakni Ciranjang, Karangtengah, dan Cikalongkulon.

Data dari IGD RSUD Cianjur menyebutkan, pada Rabu (10 Mei 2017) ada tiga orang yang masuk ke IGD lantaran menenggak miras, dua di antaranya miras oplosan dan satu lainya miras bermerek.(isl)

Comments

comments