Warga Cianjur Harus Berpendidikan Minimal SMA

0
201

CIANJUR, patas.id – Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengharapkan adanya pengingkatan kualitas pendidikan dan minat baca di Cianjur, terlebih setelah adanya ekspo pendidikan di Lapang Prawatasari Kelurahan Sawahgede Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Sabtu (6 Mei 2017).

Herman yang menghadiri pembukaan, menilai pelaksanaan ekspo tersebut dapat menunjukkan perkembangan penyelenggaraan pendidikan di Cianjur. Bahkan, ekspo yang diikuti setiap UPTD Pendidikan di 32 kecamatan itu dapat memberikan semangat warga untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi.

“Tentu ini kegiatan yang baik dimana perkembangan pendidikan Cianjur yang selama ini dinilai rendah bisa dilihat. Semangat dari warga untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin juga bisa muncul setelah adanya kegiatan ini.”

Menurutnya, warga harus menyekolahkan anaknya hingga kuliah atau minimal sampai bangku SMA/SMK. Para orangtua yang latar belakang pendidikannya hanya SD atau SMP pun harus mau sekolah lagi melalui pendidikan kesetaraan.

“Wajib belajar Cianjur nantinya bisa meningkat, harus 12 tahun. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga harus meningkat.”

Selain hanya mengenyam pendidikan formal, lanjut Herman, warga Cianjur juga harus meningkatkan minatnya terhadap baca, sebab membaca merupakan dasar untuk bisa mendapatkan ilmu seluas-luasnya.

“Kalau dari pemkab disediakan bus sekolah, bukan transportasi melainkan sarana belajar, termasuk untuk baca,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, Cecep Sobandi, menuturkan, pihaknya juga sudah mendorong setiap sekolah agar membiasakan siswanya membaca. Jika sudah rutin maka ketertarikan siswa terhadap membaca bisa tinggi.

“Dalam waktu dekat juga akan di-launching gerakan Cianjur Jago Maca. Mereka akan menyosialisasikan pentingnnya baca dan mengajak warga Cianjur minat membaca,” ungkapnya.(isl)

Comments

comments