Puluhan Bus dan Elf Dikandangkan di Terminal Pasirhayam Cianjur

0
286

CIANJUR, patas.id – Sebanyak 22 unit angkutan bus 3/4 dan elf dikandangkan di Terminal Pasirhayam, Cianjur. Sikap tegas itu diambil lantaran bus dan elf tersebut tidak memperpanjang uji KIR serta izin trayek.

Hal tersebut terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, bersama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Djoni Rozali, Kamis (4 Mei 2017).

Menurut Herman, 22 kendaraan yang terdiri dari 4 bus dan 18 elf tersebut rata-rata tidak memperpanjang KIR dan izin trayek yang sudah terlewat, termasuk kartu pengawasan yang tak diperbaharui.

“Saya dapat data dari Lepala UPTD Terminal Pasirhayam. Begitu ada instruksi pemeriksaan, dilakukan pendataan. Ternyata laporan dari Kepala UPTD, ada 22 kendaraan tak memperpanjang KIR dan izin trayek.”

Menurutnya, kendaraan yang dikandangkan tersebut mayoritas trayek Cianjur- Cijati, Cidaun, ‎Leles, dan Sindangbarang. “Ada juga yang ditemukan melanggar trayek, yakni melintas ke bukan trayeknya. Sudah dikandangkan juga,” ucapnya.

Selain di terminal, lanjut dia, sidak juga sempat dilakukan ke sejumlah perusahaan angkutan bus. Namun tidak ditemukan bus yang belum melakukan uji KIR.

BACA: Satlantas dan Dishub Geruduk Garasi Perusahaan Bus di Cianjur

“Laporannya kemarin ada yang telat, tapi sekarang sudah diuji KIR. Saya berharap ke depan pihak perusahaan sudah sadar sendiri, sebab uji KIR itu penting untuk memastikan kelaikan kendaraan yang beroperasi,” katanya.

Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Djoni Rozali, menuturkan, pihaknya saat ini terus melakukan pemeriksaan terhadap bus umum dan bus pariwisata. Kendaraan seperti elf dan jurusan Bogor juga tidak luput pemeriksaan.

“Kami juga sedang melakukan pendataan, selama ini data kan di pusat. Tapi kami juga akan memeriksa supaya punya data valid jumlah bus di Cianjur. Beberapa hari ke depan sudah bisa didapatkan angkanya.”(isl)

Comments

comments