Kisah Saksi Mata yang Membantu Evakuasi Korban Ciloto

0
242

CIANJUR, patas.id – Unang bin Cacu (49 tahun) membagikan sedikit ceritanya tentang kejadian tabrakan maut di Ciloto. Ia mengaku sempat tertabrak kendaraan yang jatuh ke jurang dan ikut membantu evakuasi jenazah, termasuk jenazah ibu hamil yang tubuhnya terbagi dua.

Ditemui di salah satu warung yang hanya berjarak sepuluh meter dari lokasi kejadian, Unang mengaku saat kejadian dirinya berada tepat di sekitaran kebun, tengah mencari rumput, di lokasi kendaraan yang terjun setelah tabrakan.

Saat peristiwa terjadi, Unang kaget melihat mobil Avanza terjun dari jalan yang berada di atasnya, disusul mobil Xenia, dan bus pariwisata Kitrans. Bagian depan mobil pun sempat menghantam kakinya.

“Saya kena tabrak mobil Avanza. Kebetulan saya lagi cari rumput untuk sapi, memang biasa nyari di sekitaran situ.”

Setelah tertabrak, Unang pun sempat tergeletak sambil menahan sakit pada kakinya. Namun, ketika melihat sekitar, banyak mayat yang bergelimpangan dan orang-orang dalam bus berteriak meminta tolong.

Dia pun kembali berdiri mendatangi mobil yang jatuh serta bus. Dibantu warga sekitar yang datang dengan sigap, para korban pun dievakuasi satu per satu. Polisi pun terlibat dalam evakuasi tersebut.

“Begitu saya bantu yang di mobil Avanza, warga lain sama polisi juga berusaha mengeluarkan korban dari mobil.”

Dia mengungkapkan, kecelakaan di lokasi tersebut bukan yang pertama kali terjadi, melainkan yang kesekian kalinya. Sehingga warga sudah langsung siap ketika terjadi kecelakaan. “Setiap tahun pasti ada yang celaka, tapi yang paling parah yang sekarang,” ucapnya. (isl)

Comments

comments