Bus Maut Horor Ciloto Pakai Terot Rusak dan Uji KIR Palsu

0
203

CIANJUR, patas.id – Bus pariwisata Kitrans bernopol B 7058 BGA yang menyebabkan kecelakaan dengan menewaskan 11 orang di Jalan Raya Puncak Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, ternyata tidak layak jalan. Selain itu, bus itu juga menggunakan uji KIR paslu.

Hal itu diketahui setelah bangkai bus maut diangkat dari bawah tebing. Evakuasi berlangsung nyaris semalamam, sejak pukul 19.30 WIB Minggu (30 April 2017) hingga pagi hari tadi, Senin (1 mei 2017).

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa, mengatakan, setelah diperiksa oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, terot bus tersebut dalam keadaan rusak. Terot (tie road) yang berfungsi sebagai kontrol kemudi bus pariwisata itu dalam kondisi tidak prima bahkan diikat dengan karet.

“Terotnya diikat dengan karet ban dalam. Wajar jika sopir tak bisa mengendalikan busnya.”

BACA: Bus Tak Nyaman, Di Tanjakan Susah Naik

BACA: Sejarah Berdarah Tikungan Turangga di Ciloto

Semalam, lanjut Erik, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dedi Taufik juga menyebutkan peneng atau tanda lulus uji KIR bus tersebut palsu. Peneng yang terpasang adalah untuk mobil boks.

“Kami akan cari pemilik busnya, kalau betul secara sengaja membiarkan kendaraan tidak layak jalan tetap dipakai, akan dijerat pidana. Kemenhub juga diminta untuk mencabut izin PO (perusahan otobus) itu.”(isl)

Comments

comments