Tengah Istirahat di Warung, Ibu Hamil Jadi Korban Kecelakaan Maut Ciloto

0
200

CIANJUR, patas.id – Hanifah (30 tahun) bersama bayi yang sedang dikandungnya harus menjalani penanganan intensif setelah menjadi salah satu korban dalam kecelakaan di Jalur Cianjur-Puncak, Minggu (30 April 2017) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat kecelakaan terjadi, Hanifah tengah berada di warung milik Barna (36 tahun) yang hancur tertabrak bus dalam kecelakaan yang menewaskan 11 orang tersebut.

“Dia lagi sama suaminya Ayep (25 tahun). Mau pulang rencananya, tapi dia dan suaminya malah ketabrak sama bus yang nyeruduk dari arah Puncak,” ucap Acih (75 tahum), pemilik warung di samping warung Barna yang tertabrak.

Menurutnya, korban sedang mengandung selama 7 bulan dan kini kondisinya kritis di RSUD Cianjur.

“Kata Barna yang lagi nunggu di RSUD, kondisinya kritis.”

Selain Hanifah dan Ayep, dua orang anak yang merupakan warga sekitar juga mengalami luka berat. Pada saat kejadian, keduanya juga tengah berada di warung milik Barna. Namun pemilik warung selamat lantaran saat kejadian sedang keluar untuk mencari air bersih.

“Ada dua anak, masih cucu saya juga. Namanya Rohiman (8 tahun) dan Dodoy (8 tahun). Barna selamat, lagi ke bawah ambil air.”

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa, menuturkan, korban meninggal dunia saat ini berjumlah 11 orang, sementara luka-luka mencapai 25 orang. Banyaknya korban diakibatkan bus pada saat itu dalam kondisi penuh lantaran hendak berwisata, dan ada delapan kendaraan lainnya yang ikut tertabrak.

BACA: Kecelakaan Maut di Ciloto, 11 Tewas dan Puluhan Luka-luka

“Semuanya sudah dibawa ke RSUD Cimacan, diharapkan korban luka bisa ditangani maksimal sehingga tak menambah jumlah korban jiwa,” ungkapnya. (isl)

Comments

comments