Tujuh Puluh Persen Gerai Oleh-oleh Harus Pasarkan Produk Cianjur

0
247

CIANJUR, patas.id – Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Cianjur menargetkan 70 persen gerai oleh-oleh dan pertokoan harus memasarkan produk dari pelaku UMKM di Cianjur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Diskoperindag Kabupaten Cianjur, Himam Haris. Menurutnya, pelaku UMKM harus bisa hidup dan berkembang di daerahnya sendiri dengan memenuhi kebutuhan pasarnya. Jika hal itu bisa diwujudkan, maka bukan hal sulit untuk menguasai pasar di tingkatan yang lebih tinggi.

“Saat ini yang harus dilakukan ialah bagaimana produk UMKM Cianjur berjaya di wilayahnya sendiri,” kata dia saat ditemui di pendopo Cianjur, Jumat (21 April 2017).

‎Himam mengakui bahwa saat ini, gerai oleh-oleh belum berpihak pada Cianjur, sebab 60 sampai 70 persennya masih merupakan produk dari luar Cianjur. Namun di masa mendatang, pihaknya bakal mendorong dan menekankan supaya 70 persen oleh-oleh adalah produk asli Cianjur.

“Sekarang memang belum berpihak, tapi ke depan kami targetkan supaya produk Cianjur berjaya di daerahnya sendiri. Pelaku UMKM pun bakal dievaluasi supaya produknya mampu bersaing.”

Produk UMKM khas Cianjur yang harus terlebih dulu dipromosikan, menurut Himam, di antaranya adalah manisan, olahan makanan dari tauco, potensi ikan air tawar dan laut, serta produk khas lainnya. Ke depan, produk itu akan gencar dikenalkan melalui pameran dan bazzar.

“Kami akan jalin koordinasi dengan Poros UMKM dan koperasi UMKM dalam peningkatan pasar produk asal Cianjur.”

Sementara itu Ketua Poros UMKM Kabupaten Cianjur, Saepul Anwar, menuturkan pihaknya tengah melakukan ancang-ancang untuk menggelar pameran produk UMKM di Cianjur. Dengan semakin dikenal, maka produk Cianjur akan menguat di pasar.

“Setelah promosi gencar dilakukan, tin‎ggal penguatan atau pemenuhan permintan pasar. Kami juga ingin terus mendorong UMKM Cianjur bersaing di tingkat nasional dan pasar internasional,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments