Bertani Sayur Jadi Mata Pencaharian Warga Ciloto, Puncak

0
247
CIANJUR, patas.id – Sebagian besar warga Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, bertani sayur mayur meski daerah tersebut berada di kawasan objek wisata Cipanas Puncak.
Sewaktu disambangi di ruang kerjanya, Kepala Desa Ciloto Tjutju Hidayat melalui Sekretaris Desa, Asep Yana Nugraha, mengungkapkan bahwa dari sebanyak 25 RT di desanya, setengah warganya berprofesi sebagai petani sayuran.
“Sedangkan sisanya ada yang menjadi petani bunga, karyawan hotel, atau berdagang.”

Dari luas 891 ha wilayah Desa Ciloto, lanjut Asep, lahan yang dipakai warga untuk bertani sekitar 98 ha, permukiman penduduk seluas 128 ha, sementara sisanya seluas 460 ha merupakan lahan di bawah penguasaan atau milik Perhutani, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), serta lainnya.

“Kalau di sini (Desa Ciloto, red) kan tidak ada areal pesawahan, jadi warga di sini dari sejak dulu mayoritasnya ya merupakan petani sayur mayur.”

Mereka (petani sayur mayur), kata Asep Yana, sudah biasa memasok hasil pertaniannya seperti ke mal-mal, atau supermarket, serta pasar-pasar di luar Cianjur. (rud)

Comments

comments