Tugu Ngaos Mamaos Maenpo Diganti Tugu Gentur

0
359

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur berencana mengganti Tugu Ngaos, Mamaos, Maenpo. Selain itu, area perempatan jalan juga akan diperluas tanpa trafficlight pun, arus kendaraan akan lancar.

Tugu yang berlokasi di perempatan Jalan Kh Abdullah Bin Nuh dan Ir H Juanda dan Dr Muwardi itu telah mulai dirobohkan beberapa hari lalu. Namun, dipugarnya tugu tersebut menimbulkan banyak komentar di media sosial. Bahkan, beberapa orang mengaku dapat informasi jika tugu tersebut akan diganti dengan patung Ayam Pelung, sebagai ikon Cianjur.

Kabag Humas dan Keprotokolan Setda Kabupaten Cianjur, Pratama Nugraha, mengatakan, tugu tersebut memang akan diperbaharui, tetapi dia menegaskan konsep tugu selanjutnya bukan ayam pelung.

“Informasi dari siapa itu? Memang diganti tugunya tapi bukan ayam pelung,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (12 April 2017).

Menurutnya, tugu itu nantinya akan diubah menjadi Tugu Gentur dengan konsep bertuliskan nama-nama nabi dan rosul. Sementara tugu yang mengandung makna tiga pilar budaya Cianjur nantinya bakal dibangun di Alun-alun Cianjur.

“Jadi nanti ada tugu yang beberapa bagiannya dari kerajinan Gentur. Nama-nama nabi juga terpasang di sana dengan nama Nabi Muhammad SAW di bagian paling atas. Kalau terkait tiga pilar budaya kan sudah ada di alun-alun, sudah masuk konsepnya.”

Di sisi lain, Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, menerangkan, pembangunan bundaran tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat lebar jalan yang sempit. Oleh karena itu, pemkab memperluas jalur dan bundarannya.

“Nanti akan seperti bundaran HI, kalau mau belok harus melingkar dulu. Jadi nanti tidak ada lagi macet, meskipun tanpa traffic light.”

Menurut Herman, lebar jalan tersebut mencapai 10 meter dengan diameter bundaran sepanjang 30 meter. “Kami harap perkara macet segera selesai, terlebih kalau bus melintas,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments