Sesak! Satu Ruangan Tampung 60-an Peserta UNBK!

0
155

CIANJUR, patas.id – Sarana dan prasarana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Cianjur dinilai masih minim. Bahkan beberapa sekolah harus menumpang dan ada juga penggemukan peserta dalam satu ruangan.

“Setelah saya tinjau untuk Ujian Nasional SMA, ternya banyak yang digabung di satu sekolah,” ujar Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman usai melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah, Senin (10 April 2017).

Dalam pelakanan hari pertama UNBK, Wakil Bupati didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Sapturo, mendatangi SMAN 1 Cianjur dan SMAN 2 Cianjur.

Menurut Herman, di SMAN 1 Cianjur dirinya mendapati sejumlah sekolah bergabung di sana, yakni SMA Al-Azhari, SMA Cokroaminoto, dan SMA Al Muawanah. Sarana yang kurang membuat sekolah tersebut bergabung di SMAN 1 Cianjur untuk UNBK.

“Cianjur memang seluruhnya sudah UNBK untuk SMA, tapi ternyata sarananya masih minim. Terpaksa disiasati dengan digabung di sekolah yang sudah cukup.”

Herman berharap di masa mendatang tidak ada lagi sekolah yang kekurangan sarana komputer untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer. “Ya ke depan harus ditambah sarananya agar tak ada lagi yang digabung,” ujarnya.

‎Berdasar pantauan patas.id, sarana yang terbatas membuat pelaksaksaan dipadatkan. Bahkan di SMAN 2 Cianjur, dalam satu ruangan terdapat lebih dari 60 peserta UNBK sehingga dinilai gemuk. Di salah satu ruangan, peserta UNBK nampak terlihat saling berhadapan dengan peserta lainnya, tidak seperti biasanya‎ dimana siswa menghadap satu arah ke pengawas ujian.

“Memang dikonsep seperti ini supaya cukup. Kalau disatu arahkan pasti memakan banyak tempat. Makanya dibuat berhadapan,” kata Kepala SMAN 2 Cianjur, Agan ‎Supriyanta.

Menurutnya, total siswa yang mengikuti ujian mencapai 337 orang dengan dibagi tiga sesi. Meskipun saling berhadapan, dia menjamin tidak ada kecurangan atau saling contek antar siswa.

“Soalnya kan beda, pastinya tidak ada saling contek. Tapi ke depan upayakan supaya ruangan UNBK ditambah sehingga tidak berdesakan seperti sekarang,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments