Koordinator Juru Pelihara Gunung Padang Keluhkan Perilaku Pengunjung

0
149

CIANJUR, patas.id – Koordinator Juru Pelihara Gunung Padang, Nanang Sukmana (42 tahun), mengiyakan kondisi Gunung Padang yang beberapa waktu terakhir sering digenangi cileuncang atau genangan air hujan, terutama di jalur pinggir yang sering dilewati dan diinjak pengunjung.

BACA: Kondisi Tanah Semakin Padat, Gunung Padang Dihiasi Cileuncang

Menurut Nanang, kondisi tersebut sudah terjadi sejak tahun lalu. Namun curah hujan yang deras dalam beberapa bulan terakhir membuat genangan air terus terjadi. Kondisi tersebut diperparah oleh botaknya rerumputan di sekitar lokasi.

“Air yang tergenang itu terbentuk di sekitar Teras 2, Teras 4, dan Teras 5.”

Nanang mengaku dirinya dan beberapa Juru Pelihara Gunung Padang pernah mencoba menanami teras yang gundul tersebut dengan rumput. Namun, jumlah pengunjung yang membludak dan jalur teras yang selalu dilewati membuat rumput-rumput tersebut mati. Akibatnya, teras itu botak lagi.

“Tidak semua pengunjung mengerti. Dilarang buah sampah sembarangan juga masih aja ada yang bandel,” keluh Nanang. Sebagian pengunjung juga menurutnya masih belum memahami betapa pentingnya Situs Gunung Padang sebagai sumber ilmu pengetahuan dan penelitian.

“Saya pasang line di sekeliling menhir juga tetep aja banyak yang melintas. Mending kalau cuma duduk di menhir, ini mah ada yang loncat-loncat segala.”

 

Untuk itu, Nanang menghimbau pengunjung yang berwisata ke Gunung Padang untuk selalu mengikuti tata tertib dan ikut menjaga pelestarian situs purbakala tersebut dengan tidak melakukan vandalisme. Sementara untuk menghindari terbentuknya genangan cileuncang, Nanang berharap pemerintah segera membangun zona pengembangan wisata.

“Tujuannya agar pengunjung tersebar, tidak melulu mendaki ke Gunung Padang dan mengakibatkan kepadatan tanah serta gundulnya rerumputan,” ujarnya seraya menambahkan bahwa sebaiknya Gunung Padang dijadikan tempat wisata khusus bagi mereka yang memiliki ketertarikan terhadap sejarah dan ilmu pengetahuan. (cho)

Comments

comments