Gara-gara Makan Bakso Majikan, TKW Ini Didenda 1,3 Juta

0
225

HONGKONG, patas.id – Gara-gara makan bakso majikan seharga kurang lebih HK$100 atau sekitar Rp 17o ribu, seorang TKW yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Hongkong harus membayar denda sebesar HK$800 atau sekitar Rp 1,3 juta.

Mildred Nilo Ladia (40 tahun), seorang TKW asal Filipina, menangis tersedu-sedu di pengadilan seraya mengakui perbuatannya telah memakan bakso dari dalam freezer tanpa sepengetahuan majikannya, Gekko Lan Suet-ying.

Selain mengadukan Ladia karena memakan bakso tanpa izin, Lan Suet-ying juga menuduh Ladia mencuri dua pasang sandal kulit dan sebuah tas bermerek Agnes. Namun, Ladia membantah telah mencuri sandal dan tas karena saat kedua jenis barang tersebut hilang, Ladia tengah berada di rumah sakit. Pengacara Lan Suet-ying kemudian mencabut tuduhan pencurian sandal dan tas tersebut.

Ladia adalah seorang TKW yang bekerja di Hong Kong sejak Agustus 2015. Pembela Ladia, Theresa Low, mengungkapkan bahwa kliennya pernah bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Singapura, Malaysia dan Saudi Arabia tanpa pernah mengalami masalah. Menurut Low, Ladia adalah TKW yang sangat berdedikasi dan menghargai pekerjaannya. Di rumahnya di Filipina, Ladia memiliki 3 orang anak yang harus dikirimi uang.

Ladia dijebloskan ke dalam penjara pada bulan Mei 2016 lalu setelah Lan Suet-ying melaporkannya karena memakan bakso dalam freezer, terhitung mulai 28 Maret-10 April 2016. Gaji Ladia yang HK$4,210 atau RP 7,2 juta bulan pun langsung dipotong oleh Lan Suet-ying sebesar 1,3 juta sebagai ganti rugi atas bakso yang sudah masuk ke dalam perut Ladia selama kurun waktu tersebut.

Theresa Low mengaku sangat prihatin dengan nasib kliennya. “Klien saya menyesali perbuatannya dan tahu bahwa dirinya telah merusak kepercayaan majikannya,” ujarnya usai sidang, Jum’at (7 April 2017). Low pun mengungkapkan bahwa meskipun bakso yang dimakan Ladia telah dibayar lewat pemotongan gaji, namun masih ada resiko terburuk yang mungkin dihadapi Ladia.

“Konsekuensi yang harus diterimanya sangat berat. Ladia mungkin takkan bisa bekerja lagi di Hong Kong.”

Hukuman denda akhirnya dijatuhkan pada Ladia, sebesar HK$1,000 atau Rp 1,7 juta. Ladia sendiri tak berkomentar. Usai sidang, dia berjalan cepat sambil menunduk keluar dari pengadilan. (cho)

Comments

comments