Anggaran Jalan Alternatif Gekbrong-Agrabinta Butuh 180 Miliar

0
240

CIANJUR, patas.id – ‎Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar mengungkapkan perlu anggaran sekitar Rp 180 miliar untuk membangun jalan alternatif Gekbrong-Agrabinta. Namun hal itu akan disiasati dengan melibatkan gerakan TNI untuk turut membantu pembangunan jalan yang rencananya akan dibeton tersebut.

Menurutnya, panjang jalan alternatif menuju Cianjur selatan tersebut 105 kilometer, namun 10 kilometer sudah dibangun pada periode pemerintahan bupati sebelumnya, sehingga sisa panjang jalan yang mesti dibangun tinggal sepanjang 95 kilometer‎.

“Kami serius dalam menjalankan pembangunan jalur alternatif ini. Meskipun kata orang mustahil, tapi kalau yakin dan berusaha, pasti ada jalannya untuk merealisasikan rencana ini.”

Menurutnya, jika pembangunan hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), perlu anggaran Rp 180 miliar dengan biaya pembangunan beton sebesar Rp 2 miliar per kilometer. “Makanya selain menggunakan APBD, kami jalin kerja sama dengan TNI untuk bangun jalan melalui program mereka, salah satunya TMMD. Sudah ada komunikasi saat pelaksanaan TMMD ke-98,” ujarnya.

Pembangunan jalan alternatif ini akan mulai berjalan 2018 mendatang dan ditargetkan selesai dalam masa kepemimpinannya.

“Tahun depan sudah dimulai, diutamakan di titik yang kondisinya paling parah dulu.”

‎Irvan menambahkan, jalan tersebut dibuat untuk mengantisipasi kepadatan di jalan utama Cianjur-Agrabinta. Selain itu, dikhawatirkan Gubernur Jawa Barat ke depan tidak peka atau tidak fokus pada infrastruktur sehingga jalan utama kembali rusak.

“Jalan padat dan jelek itu berdampak ke Kabupaten, sementara kami tak punya kewenangan sebab itu jalan Provinsi. Makanya, dibuat jalan Kabupaten, sehingga bisa diperbaiki dan dirawat untuk kepentingan warga Cianjur,” ‎ucapnya. (isl)

Comments

comments