Tersangka Pembunuhan Ini Bebas Setelah Ditebus 466 Miliar

0
168
Judges or Auctioneer Gavel And Money On The Wooden Table

CALIFORNIA, patas.id – Bagi orang kaya, membeli kebebasan nampaknya bukan perkara yang sulit. Hal inilah yang dilakukan teman dan keluarga besar Tiffany Li, seorang warga naturalisasi California yang menjadi tersangka pembunuhan ayah dari dua anaknya.

Li dibebaskan dari penjara pada Kamis (6 April 2017), setelah mendapat sokongan dari konsorsium dan ibunya yang membayar uang jaminan sebesar $35 juta atau sekitar Rp 466 miliar ke Pengadilan San Mateo County, California. Uang tersebut terkumpul dari sumbangan rekan kerja, saudara, teman-teman, dan kenalan keluarga Li di Cina.

Pengacara Li, Geoff Carr, mengatakan bahwa ibu Li lahir di Cina dan merupakan pengusaha kontruksi sukses dan kaya raya sebelum pindah ke Amerika Serikat. Li dan ibunya merupakan warga naturalisasi. Jumlah jaminan yang menjadi rekor dalam sejarah Pengadilan San Mateo County tersebut dianggap Carr sebagai jumlah yang masuk akal.

Persidangan Li sendiri baru akan berlangsung pada September nanti. Selama berada dalam jaminan, Carr menyatakan bahwa kliennya harus mengembalikan paspor, memakai monitor elektronik, dan tak boleh keluar rumah.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum San Mateo, Steve Wagstaffe, mengungkapkan kekhawatirannya atas tebusan yang dikabulkan. Menurutnya, bisa jadi Li akan kabur setelah ditebus. Wagstaffe juga mengaku kecewa karena hakim tidak memutuskan jumlah jaminan yang lebih besar. Sebelumnya, Wagstaffe menuntut jaminan $100 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.

“Jika terbukti bersalah, dia akan menghabiskan seluruh hidupnya di penjara. Sekarang setelah ditebus, dia bisa saja terbang kembali ke Cina.”

Li sendiri mengaku tak bersalah atas dakwaan yang dituduhkan dan menyangkal menjadi dalang pembunuhan Keith Green (27 tahun) yang merupakan ayah dari kedua anaknya. Keith Green ditemukan tewas pada Mei 2016 lalu di wilayah Sonoma County. Green dan Li berjanji akan bertemu pada hari tersebut untuk membahas hak pengasuhan anak mereka setelah keduanya berpisah.

Li sendiri telah memiliki kekasih baru. Saat korban tewas, Li mengaku sedang bersama kekasih baru dan temannya di rumah. Ketiga orang tersebut ditangkap beberapa hari kemudian dengan tuduhan pembunuhan, namun hanya Li yang bebas dengan jaminan karena kekasih dan temannya tidak memiliki koneksi orang-orang kaya dan berpengaruh.

Carr menjamin kliennya tak bersalah dan takkan kabur dari proses hukum yang menunggunya September nanti.  Jika Li kabur ke Cina, tuturnya, pengadilan boleh menyita seluruh properti dan harta kliennya. (cho)

Comments

comments