Pelunasan BPIH Dilaksanakan April Ini

0
146

CIANJUR, patas.id – Kementerian Agama (Kemenag) Cianjur bakal melakukan tahapan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada 10 April 2016. Selama proses tersebut, Kemenag akan mengupayakan agar pengurusan paspor juga dilakukan, sehingga calon jamaah haji asal Cianjur bisa mendapatkan visa haji tepat waktu.

Staf Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Cianjur, Mamat Slamet, mengatakan bahwa pelunasan tahap pertama rencananya dilakukan pada 10 April hingga 10 Mei 2017, dilanjutkan dengan pelunasan tahap kedua selama beberapa pekan kemudian, sebab pemberangkatan mulai dilakukan akhir Juli 2017.

“Biasanya jamaah sudah membayar biaya awal sampai Rp 25 juta, sisanya sekitar RP 10 juta lagi. Pelunasan tahap pertama sebulan,” ujarnya, Selasa (4 April 2017) siang.

Menurutnya, sesuai dengan hasil kajian oleh Panja BPIH, biaya haji tahun ini adalah sebesar Rp 34.890.312,- naik Rp 250 ribu dari BPIH tahun lalu sebesar Rp 34,64 juta.

“Ada kenaikan, tapi tidak besar. Sekarang sekitar Rp 35 juta kurang Rp 100 ribu.”

Menurut Mamat, jamaah yang melakukan pelunasan sesuai dengan kuota haji tahun ini yang meningkat dari 1.061 menjadi 1.382 jamaah. Selain jamaah yang masuk kuota, disiapkan juga jamaah cadangan, sehingga ketika jamaah utama tidak jadi berangkat atau mengundur keberangkatan ke tahun selanjutnya, jamaah cadangan sudah melunasi pembayaran.

“Kuota Cianjur memang mengalami kenaikan dari tahun lalu, tapi sebenarnya dari kuota normal mengalami pengurangan. Soalnya kuota normal itu 1.433 orang, sekarang hanya 1.382 jiwa. Tapi karena sudah sisa kuota telah didistribusikan atau dibagi ke kota lain yang antreannya lebih panjang, ya diterima saja kuota tersebut. Tapi tetap bisa menekan panjang antrean, dari 12 tahun menjadi hanya 10 tahun.”

Selain melakukan persiapan pelunasan BIPH, Kemenag juga tengah melakukan proses pembuatan paspor. Hal itu dilakukan supaya tidak ada kejadian seperti tahun lalu, dimana visa haji terlambat lantaran pengurusan paspor di tingkat Kanwil dan Pusat yang terlalu mendekati masa pemberangkatan.

“Kami proses lebih awal, Kemenag RI juga sudah menyetujui usulan agar proses pembuatan paspor dipercepat sehingga nanti tidak ada lagi kendala di visa. Kami harap pemberangkatan tahun ini bisa lancar,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments