Memberi Kaleng Soda Pada Polisi, Iklan Pepsi Terbaru Menuai Kontroversi

0
213

PATAS.ID – Baru sehari ditayangkan, iklan perusahaan minuman berkarbonasi Pepsi menuai kontroversi. Iklan yang diberi judul “Live For Now Moments Anthem” yang diposting oleh Pepsi MAX Selasa (4 Maret 2017) tersebut memperlihatkan video suasana unjuk rasa yang meriah, diakhiri adegan pemberian kaleng minuman Pepsi pada seorang polisi.

Dalam deskripsi video, Pepsi MAX menyebutkan bahwa iklan tersebut adalah, “Sebuah film pendek mengenai momen saat kita memutuskan untuk merdeka, memilih beraksi, mengikuti hasrat, dan tak ada seorang pun yang bisa menahan kita. Video ini merekam semangat dan aksi orang-orang yang terjun dalam setiap momen dan berisi berbagai cerita, kehidupan, serta koneksi emosional yang memperlihatkan hasrat, kebahagiaan dan momen-momen liar. Apapun peristiwanya, besar atau kecil, momen ini akan membuat kita bahagia.”

Iklan yang dibintangi model Kendall Jenner (22 tahun) tersebut berdurasi 2 menit 39 detik, dengan iringan lagu “Lions” dari Skip Marley. Video bercerita tentang seorang model yang melihat aksi unjuk rasa di jalanan. Tak ada penjelasan aksi tersebut mengenai apa, namun begitu melihat unjuk rasa tersebut, sang model kemudian membuka wig pirangnya dan bergabung dengan para pengunjuk rasa. Di bagian akhir iklan, sang model nampak memberikan sebuah kaleng minuman Pepsi pada seorang polisi yang berjaga.

Iklan ini menuai kontroversi karena dianggap merendahkan aksi-aksi unjuk rasa yang dilakukan selama ini, yang biasanya menyangkut nasib hidup atau bahkan hidup-matinya seseorang. Pemilik akun YouTube Sarah Daniels, misalnya, berkomentar bahwa dukungan korporasi dalam sebuah aksi, seperti nampak dalam iklan, adalah nonsense.

“Anak muda, jika sebuah perusahaan raksasa yang kaya raya mendukung aksi unjuk rasamu, maka itu bukan lagi unjuk rasa namanya. Kau jadi bagian dari kemapanan.”

Sementara pemilik akun Kingshockey Lover berkomentar pedas mengenai penggunaan lagu “Lions” dari Skip Marley yang dipakai oleh Pepsi dalam iklan. Skip Marley adalah cucu Bob Marley, musisi reggae terkemuka dunia.

“Mendengar ini, Bob Marley pasti bangkit dari kuburnya dan marah.”

Lebih jauh lagi, sebagian memprotes betapa kontrasnya aksi unjuk rasa dalam iklan dengan aksi unjuk rasa sesungguhnya, terutama dibandingkan dengan unjuk rasa Black Lives Matter yang dilakukan di Baton Rouge tahun lalu. Dalam aksi tersebut, seorang gadis pengunjuk rasa berkulit hitam bernama Ieshia Evans mendatangi polisi dan menyerahkan tangannya untuk diborgol.

Jaya Saxena, seorang penulis, mengungkapkan keprihatinannya atas iklan tersebut. “Nanti, setiap kali orang-orang  melihat foto aksi (Ieshia Evans dalam aksi Black Live Matters) yang ditahan di Baton Rouge, mereka akan lupa betapa pentingnya momen tersebut. Mereka malah akan mengingat adegan seorang supermodel berkulit putih yang kaya raya berdiri di depan polisi, tersenyum memberikan minoman soda, tanpa agenda politik apapun,” ujarnya. (cho)

Comments

comments