Terjadi Human Error di Hari Pertama UNBK

0
210

CIANJUR, patas.id – Pelaksanaan Ujian Nasional di hari pertama berjalan dengan sejumlah kendala teknis. Salah satunya kesalahan pada peserta yang membuat pelaksanaan siswa tersebut tertunda untuk beberapa waktu.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Kepada Sekolah Bidang Kurikulum SMK Pasundan 1 Cianjur, Udin Zalaludin. Menurutnya, terjadi human error pada pelaksanaan hari pertama, dimana ketika seorang peserta yang berniat logout malah mengklik selesai.

“Ada sedikit kesalahan, tadinya mau logout tapi malah klik selesai ujian. Jadi sempat ada kendala dulu,” kata dia saat ditemui di sela kegiatan UNBK, Senin (3 Maret 2017).

Menurut Udin, setelah berkoordinasi dengan petugas di Helpdesk, siswa tersebut bisa kembali mengerjakan soal. “Sudah bisa, sekarang selesai mengisi. Kami koordinasi juga dengan Helpdesk,” katanya.

Dia menjelaskan, SMK Pasundan 1 Cianjur baru menyelenggarakan ujian nasional berbasis komputer di tahun ini. Jumlah peserta yang ikut ialah sebanyak 603 siswa yang terbagi dalam tiga sesi dengan sarana 204 unit komputer.

“Tahun lalu kami masih UNKP, tapi sekarang sarana sudah ada dengan tiga sesi ujian. Masing-masing ruang ada 37 peserta. Memang jumlah siswa banyak, jadinya dibagi beberapa sesi.”

Menurutnya, kendala yang ada sebatas teknis pada awal ujian, itupun hanya terjadi pada satu siswa. ‎Udin menjamin ke depannya tidak akan ada kendala teknis lainnya, termasuk bagi siswa yang menjalani UNBK pada sesi kedua dan ketiga.

“Kalau sewaktu simulasi memang banyak kendala, itu terjadi di banyak sekolah karena server. Sekarang tidak ada kendala, hanya siswa yang salah klik. Siswa yang kebagian sesi kedua dan ketiga kami imbau istirahat selama menunggu, supaya ketika melaksanakan ujian masih segar dan mengerjakan secara maksimal.”

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Cianjur, Ida Yuniati Surtika, mengatakan‎ bahwa pelaksanaan hari pertama berjalan lancar, kendala jaringan dan listrik tidak terjadi. Namun diakui ada beberapa human error di beberapa sekolah.

“Sudah bisa diantisipasi, kan sudah disiapkan juga Helpdesk, sehingga ketika ada kendala langsung ditangani. Kalau secara keseluruhan sudah berjalan lancar,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments