Antisipasi Gangguan Jaringan Saat UNBK, Disdik Jabar Siapkan Helpdesk

0
221

CIANJUR, patas.id – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyiapkan Helpdesk di SMKN 1 Cianjur sebagai sarana perbantuan masalah jaringan untuk di Kabupaten Cianjur.

“Setiap daerah ada helpdesknya, khusus di Cianjur dipusatkan di SMKN 1 Cianjur,” Ujar Kepala Balai Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat wilayah Cianjur dan Sukabumi, Dr Mimin, saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (2 April 2017).

Menurutnya, pada helddesk akan ada koordinator pelayanan yang membantu ketika ada kendala ketika proses Ujian Nasional, khususnya UN Berbasis Komputer (UNBK). “Misalnya ada kendala di operator atau login peserta. Nanti bisa berkoordinasi dengan petugas di helpdesk,” katanya.

Mimin menambahkan, pihaknya juga sudah berkorodinasi dengan PLN ataupun Telkom untuk menjamin tidak adanya gangguan selama pelaksanaan UN. “Sudah ada komunikasi, diharapkan nantinya tidak ada kendala teknis dari jaringan listrik apalagi internet,” ucapnya.

Humas PT PLN APJ Cianjur, Deetje Mardijjah, mengatakan, dalam mendukung pelaksanaan UNBK, pihaknya melakukan antisipasi mencegah gangguan jaringan, terutama akibat cuaca buruk. Kondisi hujan disertai angin kencang yang terjadi dari awal tahun hingga sekarang membuat jaringan khawatir terganggu.

“Memang faktor alam itu susah diantisipasi, tapi kami coba mensterilkan jaringan yang rawan terkena pohon tumbang dan penguatan di gardu induk,” ujarnya seraya menambahkan bahwa tahun lalu, pelaksanaan UN bisa lancar tanpa adanya pemadaman atau gangguan. “Kami akan kerja maksimal untuk memperlancar peserta UNBK,” janjinya.

Hal senada diungkapkan Asisten Manager PT Telkom Cianjur, Uus Halimsyah, yang mengaku telah menyiapkan petugas yang siap selama 24 jam saat pelaksanaan UNBK. Hal itu dilakukan utnuk mengantisipasi gangguan jaringan internet saat pelaksanaan.

“Jika ada jaringan yang tak stabil, langsung akan ditangani secara cepat supaya tidak mengganggu berjalannya UNBK.”

Uus mengungkapkan bahwa sekolah yang mengikuti UNBK sudah diberikan sosialisasi terkait jaringan internet supaya stabil. Tidak hanya itu, sekolah yang kecepatan internetnya di bawah 100 Mbps juga disarankan untuk menaikan kecepatannya.

“Kalau untuk UNBK, kecepatannya minimal 100 Mbps. Memang masih ada yang di bawah itu. Namun sudah kami dorong untuk menaikan kecepatan. Sebagian sudah ada yang ikut saran kami.”

Uus mengungkapkan, pihaknya juga sudah memperluas jaringan internet hingga ke selatan, sehingga tahun depan wilayah yang belum ikut UNBK lantaran jaringan yang lemah bisa terfasilitasi. “Kami sudah perluas jaringan, jadi nanti yang di Cianjur selatan juga bisa ikut UNBK tanpa khawatir gangguan jaringan internet,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments