Ini Tindakan DPM-PTSP Cianjur Terhadap Al Jazeerah Cafe & Resto!

0
197

CIANJUR, patas.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Cianjur akhirnya melakukan penyegelan terhadap Al Jazeerah Cafe dan Resto, Rabu (29 Maret 2017) malam. Penyegelan dilakukan lantaran Al Jazeerah tak mengantongi izin hiburan.

Kepala Bidang Data Sistem Informasi DPM-PTSP Kabupaten Cianjur, Muzani Saleh, mengatakan, penyegelan itu merupakan tindaklanjut dari inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur, Senin (27 Maret 2017) lalu. “Komisi I menemukan adanya aktivitas tempat hiburan di Al Jazeerah, sementara izin tidak ada. Dan tidak ada usulan kepada kami selama ini, tidak ada permohonan izin hiburan, ujarnya.”

BACA: Komisi I dan Satpol PP Sidak Al Jazeerah Cafe & Resto

BACA: Alunan Musik Timur Tengah Terdengar Hingga Luar Bangunan Al Jazeerah

Menurut Muzani, segel “Dalam Pengawasan” bisa berlanjut menjadi segel pemberhentian aktivitas jika tak ada upaya pengurusan izin dari pengelola.

“Kami sudah pasangi segel dalam pengawasan di bangunan bagian depan. Karena ada banyak yang diperiksa, penyegelan baru dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB. Memang ternyata ada aktivitas hiburan di sana walaupun tak punya izin.”

Selain itu, Muzani menyoroti adanya kebisingan dari aktivitas hiburan yang terdengar sampai keluar, padahal seharusnya ada peredam agar tak menggangu lingkungan. “Kegiatannya juga melebihi ketentuan, kan jam malam itu pukul 22.00 WIB. Jika lebih dari itu, berarti melanggar aturan lagi,” tuturnya.

Selama ini, pihak manajemen Al Jazeerah dinilai kurang kooperatif, sebab tempat tersebut sudah seringkali disegel lantaran terus melanggar perizinan.  Jika terus tak bisa diberi peringatan, maka Muzani mengancam pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Sebelumnya urusan IMB, sekarang hiburan. Ya berarti tidak kooperatif. Kalau tidak mengindahkan peringatan kami, siap-siap disegel penutupan.”

Sebelumnya, Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur bakal mengusulkan penyegelan Al Jazeerah, sebab restoran dan cafe tersebut juga membuka tempat hiburan tanpa izin. Aktivitasnya pun dinilai mengganggu sebab tidak diredam sehingga polusi suara sampai ke lingkungan sekitar. (isl)

Comments

comments