Alunan Musik Timur Tengah Terdengar Hingga Luar Bangunan Al Jazeerah

0
200

CIANJUR, patas.id – Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur bakal mengusulkan penyegelan Al Jazeerah, sebab restoran dan kafe tersebut membuka tempat hiburan tanpa izin. Aktivitasnya pun dinilai mengganggu sebab tidak diredam sehingga terdengar sampai ke lingkungan sekitar.

Berjalannya hiburan malam di bangunan yang tak jauh dari Kota Bunga itu terungkap saat Komisi I melakukan sidak tempat hiburan bersama Satpol PP Kabupaten Cianjur, Senin (27 Maret 2017) malam. Saat mendatangi Al Jazeerah, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur Muhammad Isnaeni dan Anggota Komisi I Dheni Lutfi Rahman sudah bisa mendengar kebisingan di lantai 3 bangunan tersebut.

Alunan musik Timur Tengah dengan teriakan orang-orang di dalamnya bisa terdengar dari luar bangunan. Mobil-mobil yang mengangkut wisatawan Timur Tengah pun tampak masih terparkir saat waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB.

Ketika memeriksa ke dalam, benar saja, di ruangan lantai 3 nampak digelar hiburan live music dengan pemandangan beberapa penyanyi sedang mendampingi turis Timur Tengah yang menari di tengah ruangan.

Setelah memeriksa kondisi di dalam selama beberapa saat, Dewan pun meminta pihak pengelola atau yang bertanggung jawab untuk menunjukkan perizinan terkait hiburan di dalamnya, sebab berdasarkan izin awal, Al Jazeera hanya beroperasi sebagai kafe dan restoran.

“Pihak pengelola tidak bisa menunjukan perizinan. Bilangnya ada di pimpinan, tapi sampai akhir sidak tidak bisa menunjukan.”

Menurut Muhammad Isnaeni usai sidak, Al Jazeerah sudah pernah diingatkan agar memproses dulu izin tempat hiburan sebelum beroperasi, namun dengan tidak bisa menunjukan izin tersebut, pihak pengelola dinilai tidak mengindahkan imbauan sebelumnya.

“Setelah sidak kami koordinasi dengan dinas terkait, ternyata memang belum memproses dan tidak mengindahkan apa yang kami sampaikan sebelumnya.”

Isnaeni mengungkapkan bahwa Dewan bakal mengeluarkan nota dinas dan rekomendasi kepada Pemkab Cianjur agar segera menyegel tempat tersebut. Apalagi Al Jazeerah juga melanggar ketentuan dengan beroperasi melebihi jam malam.

“Kami akan segera usulkan penyegelan, supaya tidak beroperasi sampai izinnya ditempuh. Ini juga jadi pembelajaran bagi tempat hiburan lain agar mengurus izin dulu sebelum beroperasi. Selain itu, ikuti ketentuan jam malam, kan sudah ditentukan dalam kesepakatan bersama, jam malam itu pukul 22.00 WIB, tapi tempat tersebut masih melakukan aktivitas lebih dari pukul 23.30 WIB,” tegasnya. (isl)

Comments

comments