Puting Beliung di Cibeber, Puluhan Rumah Rusak, 8 Keluarga Mengungsi

0
235

CIANJUR, patas.id – Puluhan rumah rusak dan pohon-pohon besar tumbang akibat diterjang angin puting beliung disertai hujan deras yang melanda tiga kampung di Desa Cikondang Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (27 Maret 2017).

Kepala Desa Cikondang, Yana Mulyana, mengatakan bahwa angin puting beliung terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 32 rumah rusak, terdiri dari 8 rumah rusak berat dan 24 rumah rusak ringan. “Rumah yang rusak di bagian atapnya sampai roboh, selebihnya hanya atap yang terbawa angin. Tapi ada juga empat pohon yang tumbang,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

‎Menurut Yana, puluhan rumah yang rusak tersebut terbagi di tiga kampung, yakni Kampung Hanjawar, Babakan Hanjawar, dan Cipetir. Namun pihaknya masih melakukan pendataan, sebab khawatir ada kampung lain yang terkena dampak puting beliung.

“Kami masih data, soalnya ada kabar dampak lain. Pohon tumbang pun ada yang menutup akses jalan.”

Saat ini aparat desa dibantu warga sekitar berusaha menyingkirkan pohon tumbang yang menutup jalan utama antardesa dan sebagian lainnya membantu memperbaiki rumah warga yang rusak. “Kami lakukan normalisasi, BPBD juga sudah dihubungi. Sekarang sedang di perjalanan untuk membantu dan mendata rumah rusak,” papar Yana.

Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, delapan keluarga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudaranya karena bagian atap rumah sebagian besar ambruk tersapu angin puting beliung yang sempat melanda selama beberapa menit di wilayah tersebut.

“Sementara delapan keluarga yang rumahnya rusak berat, mengungsi di rumah kerabatnya. Kami dari desa akan bergotong-royong untuk memperbaiki rumah yang rusak tersebut.”

Yana menambahkan, sejak tiga bulan terakhir wilayah Kecamatan Cibeber, kerap dilanda bencana alam, mulai dari banjir, longsor dan puting beliung. “Kalau yang banjir sudah memakan beberapa korban jiwa, tapi puting beliung baru kali ini selama beberapa tahun terakhir,” ucapnya.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, menuturkan bahwa pihaknya sudah menugaskan anggota ke ‎Desa Cikondang. Bantuan sembako pun dibawa untuk membantu para korban bencana. “Sementara info bencana yang masuk hanya dari Cikondang. Kami akan upayakan normalisasi dan mendata berapa banyak rumah rusak dengan masing-masing kategori,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments